TUMBUH 3,17 PERSEN, EKONOMI INHIL ALAMI PERLAMBATAN
Indragiri Hilir, riautelevisi.com- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indragiri Hilir mencatat pertumbuhan ekonomi Inhil sebesar 3,17%, alami perlambatan dibanding 2022 yang tumbuh hingga 5,25%.
Perlambatan pertumbuhan ekonomi Inhil pada tahun 2023 disampaikan Kepala BPS Inhil Sudiro dalam rilis statistik yang digelar di Aula BAPPEDA Jalan Akasia Tembilahan. BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Inhil sebesar 3,17%, sementara PDRB atau Produk Domestik Regional Bruto Inhil tahun 2023 atas dasar harga berlaku sebesar Rp 87,55 triliun, sementara berdasarkan harga konstan sebesar Rp 50,99 triliun. Berdasarkan sisi produksi, lapangan usaha konstruksi mencatat pertumbuhan tertinggi mencapai 15,28%, disusul jasa kesehatan dan kesehatan sosial 13,13% serta penyedia akomodasi, makanan dan minuman sebesar 12,04%.
Meski demikian, PDRB Inhil 2023 menurut lapangan usaha tak menunjukan perubahan berarti. Hak tersebut dapat dilihat dari lapangan usaha pertanian dan perikanan mendominasi 46,67%, industri pengolahan sebesar 24,09% dan perdagangan besar dan eceran, reparasi motor dan mobil sebesar 14,79%.
Berita Terkait :
- UJI SANDAR TONGKANG BERJALAN LANCAR
- KOMISI II DORONG DISPERINDAG PANTAU HARGA PASAR
- HAMPIR SELURUH KOMODITI PASAR MENGALAMI KENAIKAN HARGA
- HARGA CABAI MERAH DAN SAYURAN MASIH TINGGI
- LEGISLATOR MARWAN YOHANIS MINTA KEPOLISIAN TINDAK TEGAS
Komentar Via Facebook :





