TPID RIAU BERSAMA BANK INDONESIA SUSUN STRATEGI PENGENDALIAN INFLASI
Pekanbaru, riautelevisi.com- Tim pengendali inflasi daerah (tpid) provinsi riau bersama bank indonesia merespon tingginya risiko lonjakan harga komoditas pangan pada hari besar keagamaan nasional. Fokus dalam pertemuan ini untuk menyusun strategi pengendalian risiko inflasi pada momen hari besar keagamaan nasional.
Bank indonesia mencatat, sejak awal tahun 2024, inflasi riau tercatat 0,11 persen month to month, dan menjadi 0,59 persen month to month pada februari 2024. Kenaikan inflasi tersebut disebabkan kenaikan harga berbagai komoditi pangan, terutama cabai dan beras serta dipengaruhi cuaca ekstrim yang berpengaruh pada penurunan hasil panen daerah sentra produksi dan adanya bencana banjir di bulan sebelumnya, sehingga mempengaruhi terganggunya distribusi pangan. Kepala bank indonesia perwakilan riau, panji achmad menjelaskan, sinergi tim pengendali inflasi daerah riau dan bank indonesia diperlukan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan stakeholder terkait dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan pasokan bahan pangan yang dilakukan sejak awal tahun 2024. Selain itu, pelaksanaan pasar murah di berbagai kabupaten kota turut digencarkan.
Panji achmad menambahkan, pemantauan harga, ketersediaan pasokan pangan serta sidak ke pasar dan distributor wajib rutin dilakukan.
Berita Terkait :
- PJ GUBERNUR INGATKAN PJ BUPATI KAMPAR INFLASI SUDAH DI ATAS 4 PERSEN
- PEMPROV RIAU SAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN 1445 H DENGAN TABLIGH AKBAR
- HANYA 23 ANGGOTA DPRD RIAU YANG DUDUK KEMBALI
- INISIATIF PEMUDA PERBAIKI JALAN BERLUBANG DI KELURAHAN MEKARSARI, DUMAI SELATAN
- LEGISLATOR MARDIANTO MANAN KRITIK JALAN RUSAK KUANSING PEKANBARU
Komentar Via Facebook :





