TAPIR KELUAR DARI HABITAT KARENA BANJIR
Pekanbaru, riautelevisi.com- Setelah berhasil dikeluarkan, tapir yang terjebat disumur warga, di desa pranap, kecamatan pranap, kabupaten indragiri hulu, langsung dilepas liarkan. Kondisi banjir banjir, diduga menjadi pemicu tapir keluar dari habitatnya untuk mencari tempat yang kering.
Dari pantauan petugas dilapangan, diketahui sekitar delapan kilometer dari lokasi tapir terjebak, merupakan hutan taman nasional tesso nilo. Setelah berhasil dikeluarkan dari dalam sumur dan tapir dipastikan sehat, tim penyelamat satwa balai besar konservasi sumber daya alam- bbksda riau, langsung melepas liarkan tapir ke semak belukar yang berada di tepian kebun warga. Bbksda riau sebut, penyelamatan tapir harus dilakukan sebab satwa tapir tergolong hewan dilindungi sesuai yang diatur undang undang nomor 5 tahun 1990 tentang keanekaragaman hayati dan ekosistem. Masyarakat juga dilarang memelihara dan memburu satwa langka tersebut. Terkait apa penyebab tapir keluar dari habitatnya, kepala bidang wilayah satu ksda riau, andri ansen siregar mengatakan, berdasarkan hasil observasi dan pemantauan di sekitar wilayah keberadaan tapir, diduga faktor banjir, menjadi pemicu tapir keluar dari habitatnya.
Terkait apakah tapir berkelompok atau hanya seekor, hansen mengaku belum dapat memastikannya.
Berita Terkait :
- BBKSDA SELAMATKAN SEEKOR TAPIR TERJEBAK DI SUMUR
- POLSEK RENGAT BARAT BANTU WARGA BERSIH BERSIH DAN BERI SEMBAKO
- CAMAT INGATKAN AMBIL LANGKAH CEPAT PENANGANAN DAMPAK BANJIR
- BPBD RIAU IDENTIFIKASI ASET YANG BISA DIAJUKAN DANA REKONSTRUKSI
- SATU JEMBATAN PUTUS AKIBAT BANJIR BANDANG DI ROKAN HULU
Komentar Via Facebook :





