SEJUMLAH SAKSI KEMBALI DIHADIRKAN DI PERSIDANGAN
Pekanbaru, riautelevisi.com- Sidang dugaan tindak pidana korupsi dengan terdakwa bupati kepulauan meranti non aktif, muhammad adil, kembali di gelar . Hakim ketua muhammad arif nuryanta, dengan hakim anggota salomo ginting dan adrian hb. Hutagalung, beragendakan mendengar keterangan saksi.
Jpu kpk, menghadirkan 12 orang saksi dalam persidangan, yaitu fajar, mantan plh kadis pekerjaan umum kepulauan meranti, iskop ginting mantan kadishub kepulauan meranti, muhammad fahri kadiskes kepulauan meranti. Selanjutnya eko setiawan, agustio widodo, adi putra, dharma saputra, reni yulianti,andre putra, yuli imerna, syafrizal johan dan titin merupakan a-s-n di lingkungan pemkab kepulauan meranti . Dalam persidangan, fajar mengaku diminta 10 persen potongan ganti uang atau g-u dari dinas p-u oleh muhammad adil selaku bupati kepulauan meranti. Pemotongan 10 persen ini dimulai saat terdakwa fitria nengsih menjabat kepala bpkad kepulauan meranti, menurut kesaksian fajar.
Seperti diketahui, muhammad adil dijerat dalam tiga dakwaan sekaligus yaitu, m. Adil melakukan dugaan korupsi bersama-sama dengan kepala badan pengelola keuangan dan aset daerah kepulauan meranti, fitria nengsih, dengan melakukan pemotongan 10 persen setiap pembayaran uang persedian atau u-p dan ganti uang atau g-u kepada masing-masing kepala o-p-d di lingkungan pemkab kepulauan meranti, tahun anggaran 2022 dan 2023. Selanjutnya, penerimaan fee dari pemberangkatan perjalanan umroh.dan terakhir, memberikan suap uang kepada auditor bpk perwakilan riau, m. Fahmi aressa untuk mendapat status opini tanpa pengecualian, dalam penilaian laporan keuangan. (YS)
Berita Terkait :
- POLDA RIAU UNGKAP 4 KASUS NARKOBA JARINGAN INTERNASIONAL
- POLDA RIAU GAGALKAN PEREDARAN 60 KG DAUN GANJA KERING
- GUBERNUR RIAU SINERGI GNPIP JAGA HARGA PANGAN TERKENDALI SESUAI TARGET PEMERINTAH
- PEMBANGUNAN HARUS MELALUI KAJIAN
- MARDIANTO MANAN NILAI 2 POROS CALON LEBIH HEMAT ANGGARAN
Komentar Via Facebook :





