PROSES PEMBUATAN IKAN ASIN DI KAMPUNG BARU UJUNG
Kota Bagansiapapi yang merupakan Ibukota Kabupaten Rokan Hilir, selain kaya dengan hasil tangkap ikannya, Bagansiapiapi merupakan salah satu sentra pengolahan ikan asin. Salah satunya yang berada di Kampung Baru Ujung Kelurahan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko.
Kota Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir terletak di Pesisir Provinsi Riau, tak heran Kota ini terkenal dengan hasil tangkapan ikannya, salah satunya di kampung Baru Ujung Kelurahan Bagan Hulu Kecamatan Bangko. Kesibukan para nelayan dengan bongkar muat hasil tangkap ikan di pelabuhan maupun sentra pembuatan ikan asin. Kali ini saya akan menelusuri Kampung Baru dan menunjukkan langsung bagaimana pengolahan dan proses pembuatan ikan asin yang menjadi usaha masyarakat tempatan.
Setelah ditelusuri, ternyata pengolahan ikan asin tidak sesederhana tampilannya, karena membutuhkan waktu 3 hingga 4 hari pengerjaan. Ikan-ikan segar yang baru datang baik di pelabuhan ataupun pengepul ikan akan kembali dibawa guna memulai proses penggaraman.
Salah seorang pengusaha pembuatan ikan asin tradisional di Kampung Baru, Junaidi mengatakan, ada beberapa tahapan pengelolaan dalam pembuatan ikan asin, dimana pada prinsipnya berbagai jenis ikan pada umumnya bisa dibuat sebagai ikan asin.
Pengasinan atau pengaraman merupakam salah satu langkah pengawaten ikan dan garam merupakan bahan yang alami dari proses pembauatan ikan asin dan menghambat pertumbuhan bakteri di dalam daging ikan.
Berita Terkait :
- JALAN RUSAK DARURAT KECELAKAAN
- KONI MINTA PSSI RIAU KERJA KERAS AGAR SEPAKBOLA BISA LOLOS PON 2024
- RIAU BAKAL ABSEN DI DUA CABANG OLAHRAGA PADA POPNAS 2023 DI SUMSEL
- BUPATI HADIRI PELANTIKAN PENGURUS KONI BENGKALIS PERIODE 2023 2027
- PASTIKAN HARGA PANGAN TERJANGKAU, PEMKAB KUANSING AKAN TINJAU SENTRAL PEREKONOMIAN
Komentar Via Facebook :





