POLISI SELIDIKI DUGAAN PELAKU ADALAH ANAK ANGGOTA DEWAN
Pekanbaru, riautelevisi.com- Dugaan pengeroyokan seorang pemuda terhadap seorang pria didepan salah satu hotel kelas melati di kecamatan lima puluh, pekanbaru, diduga dipicu kesalah pahaman. Terkait informasi yang menyebut tersangka d-h diduga anak salah seorang anggota dewan di dprd riau, polisi mengaku masih mendalaminya.
Penyidik satuan reserse kriminal- sat reskrim polresta pekanbaru, saat ini masih mendalami pemeriksaan terhadap pemuda berinisial d-h 21 tahun, pelaku penganiayan terhadap seorang pria, berinisial y-d 35 tahun. Yang terjadi di depan sebuah hotel di seputaran, kecamatan lima puluh, pekanbaru. Akibat pengeroyokan yang terjadi, korban mengalami luka di bagian tangan dan perut, yang diduga terkena senjata tajam. Selain periksa intensif tersangka d-h, polisi juga masih memburu dua tersangka lain yang ikut melakukan pengeroyokan terhadap korban y-d, masing- masing berinsial g-r dan ri. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara polisi, dan pengakuan tersangka d-h, diketahui pengeroyakan terjadi karena adanya kesalah pahaman. Kasat reskrim polresta pekanbaru, kompol bery juana putra mengatakan, terkait informasi yang menyebut tersangka d-h diduga anak salah seorang anggota dewan di dprd riau, pihak masih mendalaminya.
Bery menambahkan, pihaknya juga masih mendalami dugaan adanya motif lain dalam dugaan penganiayaan yang terjadi.
Berita Terkait :
- PELAKU PENGEROYOKAN HONORER BAPPENDA DIRINGKUS
- KEJAHATAN ILEGAL AKSES BERLANGSUNG SEJAK 2017 SILAM
- POLDA RIAU UNGKAP ILEGAL AKSES CRYPTO BERASET MILIARAN RUPIAH
- KONDISI JEMBATAN SUNGAI SOLOK KEMBALI AMBRUK
- PERBAIKAN TERUS DIGESA, KAPOLRES INHU ATUR LALULINTAS
Komentar Via Facebook :





