PJ SEKDA KAMPAR BUKA PERTEMUAN EVALUASI PENURUNAN STUNTING
  •  
  • Berita
    • Metropolis
    • Pemerintah
    • Ekbis
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Iptek
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Sosial Budaya
    • Jeruji
  • Daerah
    • Kab. Bengkalis
    • Kab. INHIL
    • Kab. INHU
    • Kab. Kampar
    • Kab. Kuansing
    • Kab. Pelalawan
    • Kab. ROHIL
    • Kab. ROHUL
    • Kab. Siak
    • Kab. Meranti
    • Kota Dumai
  • Program
    • Detak Riau
    • Hilir Mudik
    • Makan-Makan
    • School Update
    • [Dibalik]Metropolis
    • Detak Melayu
  • Streaming
  • Jadwal Acara
  • Tentang Kami
    • Profile
    • Redaksi
    • Marketing
  • Advertorial
  • Indeks
/
RIBUAN MASYARAKAT IKUTI CAR FREE NIGHT DI DESA KELAPAPATI KOORDINASI DIMATANGKAN, TEPIAN NAROSA DITARGETKAN MASUK PSN PELAKU SENI WAYANG KULIT MINTA PEMKO SEDIAKAN LOKASI REPRESENTATIF PERTUMBUHAN EKONOMI PEKANBARU DIGERAKKAN OLEH KONSUMSI POLDA RIAU BURU WANITA PENGENDALI 943 BUTIR PIL EKSTASI DAN 300 PCS ETOMIDATE 3 TERSANGKA PERUSAK HUTAN MANGROVE DISERAHKAN KE JPU PH ABDUL WAHID YAKIN KESAKSIAN UAS AKAN PENGARUHI PUTUSAN HAKIM UAS AKUI JENGUK ABDUL WAHID DI RUTAN KPK MALAM INI LETTO BERIKAN RUANG RINDU BAGI PARA PENGGEMAR, BAWAKAN 15 LAGU HITS LEGENDARIS KMP BERSIAP BEROPERASI, SELEKSI MANAJER DILAKUKAN

Kembali Ke Atas

Evaluasi Stunting

PJ SEKDA KAMPAR BUKA PERTEMUAN EVALUASI PENURUNAN STUNTING

Selasa 23 Januari 2024, 19:27 WIB | Dibaca: 461 Kali | Kategori : Kab. Kampar

Kampar, riautelevisi.com- Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Yusri buka pertemuan evaluasi II program pendampingan teknis dan advokasi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kampar. Dalam rapat, Yusri menekankan pentingnya orang tua asuh bagi anak stunting di Kabupaten Kampar.

 

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Yusri membuka pertemuan evaluasi II program pendampingan teknis dan advokasi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kampar. Selain dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (Opd) terkait, rapat juga menghadirkan Tanoto Foundation untuk memberikan bantuan CSR-nya bagi anak penderita stunting di Kabupaten Kampar.  Dalam rapat, Yusri menekankan pentingnya orang tua asuh bagi anak stunting di Kabupaten Kampar. Saat ini terdapat sekitar 571 orang di Kabupaten Kampar yang mengalami kasus stunting, dimana angka ini sudah turun dari sebanyak 1.300 kasus sebelumnya berkat kinerja dari seluruh Opd dan pihak terkait. Pihaknya juga berharap adanya peran serta seluruh pihak, terutama untuk menekan angka kasus stunting di Kabupaten Kampar. Hal ini harus segera diambil sikap, terutama bagaimana Kabupaten Kampar dapat terbebas dari kasus stunting. Untuk menentukan apakah anak dalam kategori stunting ekstrim, Pemerintah Kabupaten Kampar juga sudah mengumpulkan seluruh Kepala Puskesmas untuk melakukan pendataan lebih lanjut. Hal ini didasari oleh kesepakatan bersama secara teknis untuk percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Kampar. Untuk melihat kategori stunting yang harus diketahui, kategori asupan gizi, serta apa saja yang saat ini menjadi kekurangan yang harus dibenahi bersama. Yusri juga menyampaikan paparan dan data terkait penanganan kasus stunting di Kabupaten Kampar sesuai dengan daerah dan kecamatan masing-masing. 

 

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  (DPPKBP3A) Kampar, Edi Efrizal menegaskan, berbagai program juga sudah dilaksanakan untuk menekan percepatan angka penurunan kasus stunting di Kabupaten Kampar. Terutama dalam melakukan pendampingan, sehingga program percepatan penurunan kasus stunting dapat berjalan sebagai mana mestinya. Hal ini juga di lakukan melalui penguatan tim penurunan stunting di lapangan, sehingga dapat bekerja secara maksimal. Salah satunya dengan memaksimalkan tim pendamping keluarga ke seluruh wilayah di Kabupaten Kampar.

 

Pasalnya penurunan kasus stunting tidak dapat dikerjakan sendiri, dan harus ada evaluasi yang harus dilakukan. Sosialisasi dan pemahaman bahaya dan resiko stunting terus dilakukan agar masyarakat dapat lebih faham dan dapat mencegah kasus stunting terjadi yang dimulai dari rumah tangganya sendiri. Pemerintah Kabupaten Kampar juga mengajak seluruh pihak agar dapat peduli terhadap kasus stunting dan mampu menjadi bapak asuh. 



Punya Info menarik disekeliling Anda..? Kirimkan ke Alamat Email : redaksi@riautelevisi.com (Lampirkan Data Diri Anda).


Berita Terkait :
  • POLRESTA PEKANBARU BERI BIMTEK KE RATUSAN PERSONEL PAM TPS
  • 2 CALEG PENUHI PANGGILAN BAWASLU, BUPATI KUANSING ABSEN
  • ABSEN PEMERIKSAAN PERTAMA, BAWASLU LAYANGKAN PEMANGGILAN KEMBALI
  • ALAT PERAGA KAMPANYE DI POHON LANGGAR ATURAN
  • RSJ TAMPAN SIAP TAMPUNG CALEG ALAMI GANGGUAN KEJIWAAN

Komentar Via Facebook :


loading...

BERITA POPULER
1
BUPATI HADIRI PELANTIKAN PENGURUS DPD II IPK ROHIL MASA BAKTI 2026 2031

2
SEKRETARIS DPD I IPK RIAU HARAPKAN IPK ROHIL BERBUAT UNTUK KEMAJUAN DAERAH

3
KONDISI JALAN KUBANG RAYA MEMBAHAYAKAN

4
NARKOBA YANG DIMUSNAHKAN BERNILAI RP 8,4 MILIAR

5
KECERIAAN ANAK ANAK USIA DINI PERAGAKAN BAHASA INGGRIS, TARI DAN STORYTELLING

ADVERTORIAL

Kamis, 25 Juli 2024

KETUM LPPM DPP SERAHKAN MANDAT KEPADA KETUA LPPM DPW RAU DAN DPD KOTA PEKANBARU




 
 

 
PT. Riau Media Televisi : Komp. Riau Pos Grup, Jl. HR. Soebrantas Km 10,5 Pekanbaru, Riau Telp. ( 0761 ) 567486 - 3015016
Media Patner :


RiauTelevisi.com : Home | Redaksi |Tentang | Info Iklan | Indeks Berita | Hubungi Kami
   Copyright © 2012 - riautelevisi.com All Rights Reserved,    Desain By :Aditya