PIHAK PENGELOLA SHELTER AKAN BERNEGOSIASI DENGAN WARGA
Pekanbaru, riautelevisi.com- Akibat adanya penolakan dari warga sekitar terkait shelter atau tempat penampungan anjing liar, pihak pengurus shelter liar akan bernegosiasi dengan masyarakat sekitar. Jika keluhan masyarakat terkait suara anjing, pihak pengurus akan mencoba memberikan peredam suara di shelter tersebut.
Sudah satu tahun shelter Suargaloka Camari di bangun sebagai tempat penampungan anjing liar. Shelter ini berada di Jalan Patria Sari, Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Namun berdirinya shelter ini tidak dapat dukungan dari warga sekitar karena keberadaan shelter sangat menggangu masyarakat.
Masyarakat sekitar meminta agar shelter anjing liar ini segera di tutup, karna sangat menggangu baik dari segi kesehatan dan juga polusi suara. Terkait permasalahan ini, pengurus dan penanggung jawab Suargaloka Camari, Yanim mengatakan, meminta tempo serta toleransi dan akan membicarakan hal ini kepada warga sekitar.
Ia menjamin, tempat ini memiliki pengolahan limbah sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar, dan hewan anjing dalam pengawasan pihak dokter. Jika harus di tutup, pengelola merasa tidak mungkin, karna anjing anjing yang dirawat dan di tampung ini merupakan anjing liar, dan jumlahnya ratusan ekor.
Pihak pengelola akan mencari solusi agar keberadaan penampungan anjing ini tidak menggangu masyarakat. Jika masyarakat terganggu dengan suara anjing yang terus menggonggong, nantinya pihak shelter akan mencoba membangun peredam suara. (D)
Berita Terkait :
- WARGA RUMBAI MINTA TEMPAT PENAMPUNGAN ANJING DITUTUP
- ZULAIKHAH WARDAN: STUNTING DAN TANTANGAN AKSES SANITISASI DI INHIL
- DPRD: PERLU ADANYA PEMBATASAN PASOKAN SAPI DARI LUAR DAERAH
- 70 PERSEN JCH KOTA DUMAI BERASAL DARI KALANGAN LANSIA
- ALFEDRI BERPESAN JAMAAH HAJI SIAK UNTUK BERPUAS BERIBADAH DI TANAH SUCI
Komentar Via Facebook :





