PERHATIAN PEMKAB ROHIL TERHADAP POTENSI PERIKANAN
Rohil(Riautv)- Pemerintah kabupaten Rokan Hilir terus memperhatikan potensi perikanan di Rokan Hilir, salah satunya hasil tangkapan nelayan yang di olah menjadi berbagai produksi seperti ikan asin dan ikan salai. Dimana setiap tahunnya pemkab Rohil juga memberikan bantuan alat tangkap dan alat pengolahan ikan asin dan salai kepada nelayan maupun pegusaha ikan asin.
Kabupaten Rokan Hilir yang terletak di pesisir provinsi Riau dengan hasil kekayaan baik darat dan laut, mempunyai potensi yang menjanjikan. Salah satunya potensi perikanan saat ini masih dapat di jumpai di beberapa kecamatan. Tentunya potensi perikanan tersebut tidak luput menjadi perhatian oleh pemerintah daerah kabupaten Rokan Hilir. Ada banyak hal yang telah dilakukan oleh pemerintah, terutama dalam menampilkan kekayaan hasil perikanan baik kegiatan tingkat provinsi hingga ketingkat nasional sekalipun.
Wakil bupati Rokan Hilir sulaiman menjelaskan setelah meninjau langsung tepatnya di kecamatan bangko potensi perikanan Rohil terutama hasil tangkap nelayan saat ini telah di lakukan berbagai cara pengolahannya, salah satunya sesuai pemantau wakil bupati yakni masyarakat khusunya para nelayan hasil tangkap di oleh menjadi ikan asin.
Untuk Rokan Hilir sendiri ada beberpa kecamatan pesisir yakni kecamatan sinaboi , kecamatan pasir limau kapas dan kecamatan bangko, dan dari 3 kecamatan tersebut merupakan daerah memiliki sentral pengolahan ikan asin. Disini bisa di buktikan bagaimana suasana kondisi tempat pembuatan ikan asin juga sangat bermanfaat untuk lapangan pekerjaan bagi masyarakat tempatan, salah satunya sebagai buruh harian pengolahan ikan asin.
Hal ini menjadi semangat baru pemerintah daerah agar kekayaan perairan Rokan Hilir bisa di nikmati bersama sama, bahkan hasil tangkapan nelayan dalam sehari bisa mencapai 5 hingga. 10 ton. Tidak hanya di nikmati oleh pengusaha tangkap ikan namun perhatian potensi perikanan di Rohil kedepannya bisa menjadi ladang penghasilan bagi masyarakat lainnya. Salah satunya dengan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat tempatan.
Selain itu hasil pengolahan ikan tersebut juga menjanjikan meningkatkan nilai ekonomi, bahkan hasil perikanan yang di olah di distribusikan atau pun di perjual belikan diluar daerah Rokan Hilir seperti kota Pekanbaru, dumai, bengkalis, hingga kabupaten kota lainnya dan bahkan juga diperjual belikan untuk luar provinsi Riau.
Selain itu sulaiman juga menjelaskan ada pun bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap nelayan terutama dalam pengelohan hasil tangkap, pemkab Rohil melalui dinas perikanan dan kelautan Rohil memberikan sejumlah bantuan dari alat tangkap hingga bantuan peralatan pengolahan ikan.
Tidak terlepas kekayaan potensi perikanan bukan hanya berada di pesisir laut, namun potensi perikanan juga berada di pesisir sungai Rokan, dengan hasil ini secara pembinaan yang diberikan, hasil tangkap nelayan saat ini telah di olah dengan berbagai cara, salah satunya dengan pembuatan ikan salai, dengan harga jual yang tinggi.
Pemerintah juga mengambil langkah agar menjaga kelangsungan ekosistem perikanan air tawar dengan cara melakukan melepaskan sejumlah bibit ikan di sungai Rokan hampir setiap tahunnya.
Untuk memberikan semangat kepada para nelayan atau pun pengusaha pengilahan ikan, pkab Rohil tudak hentinya memberikan motivasi dan dukungan baik berbentuk pembinaan, bantuan hingga penyuluhan dari petugas yang berkopenten di mikili dinas terkait, hal ini guna memberikan ilmu dan oengetahuan yang khusus kepada nelayan dan pengelola ikan di kabupaten Rokan Hilir. (Rohil)
Berita Terkait :
- PEMKAB ROHIL UPAYAKAN PENURUNAN ANGKA KEMISKINAN EKSTRIM
- MESKI DI TEROR, PENGUSAHA TETAP LAKUKAN PERBAIKAN JALAN
- JALAN DELIMA YANG RUSAK DIPERBAIKI PENGUSAHA
- 3 PELAKU MILIKI PERAN BERBEDA DALAM AKSI PECAH KACA
- PLT BUPATI , JANGAN ADA JARAK ANTARA PEMERINTAH DAN MASYARAKAT
Komentar Via Facebook :





