PENYIDIK KEJARI DUMAI GELEDAH KANTOR DISKOMINFOTIK DAN BPKAD
Dumai, riautelevisi.com- Tim penyidik kejaksaan negeri dumai melakukan penggeledahan di dua kantor sekaligus, yakni dinas kominfo serta kantor badan pengelolaan keuangan dan aset daerah atau bpkad kota dumai pada kamis 7 maret kemarin. Penggeledahan dilakukan oleh 4 penyidik kejari dumai kurang lebih selama 3 jam.
Pihak kejaksaan mengungkapkan, hal ini dilakukan sebagai upaya dalam pengembangan perkara dugaan tindak pidana korupsi alokasi anggaran pengadaan internet di wilayah pemerintah kota dumai pada tahun 2019 lalu dengan total anggaran sebesar rp 1,3 miliar rupiah yang bersumber dari dana alokasi apbd murni dan apbd perubahan kota dumai tahun 2019. Penggeledahan dilaksanakan berdasarkan perintah kepala kejaksaan negeri dumai setelah mempertimbangkan laporan hasil perkembangan penyidikan yang digelar dan diekspose dihadapan kajari oleh tim jaksa penyidik. Sebelumnya jaksa penyidik sempat mengalami kesulitan dalam memperoleh bukti-bukti, terlebih karena surat atau dokumen di tempat penyedia jasa atau perusahaan telah dimusnahkan oleh pihak perusahaan. Selain itu, tindakan-tindakan humanis telah jaksa upayakan untuk memperoleh dari pihak-pihak atau saksi-saksi yang telah diperiksa, namun belum semua surat bukti asli diperoleh sehingga perlu dicari sendiri oleh jaksa penyidik.
Dari tindakan penggeledahan di dua tempat tersebut, jaksa penyidik berhasil menyita sebanyak 43 bundel surat atau dokumen. Sebagian besar berhasil ditemukan tim jaksa penyidik di ruang-ruang arsip. Saat ini, semua surat serta dokumen sedang dalam proses persetujuan geledah-sita dari pengadilan sesuai ketentuan pasal 34 kuhap. Pihak kejaksaan berharap, penyidikan yang telah menjadi prioritas penuntasan di awal tahun ini segera lengkap dan dapat dituntaskan.
Berita Terkait :
- KEMUNCULAN HARIMAU TERJADI SEJAK JANUARI 2024 LALU
- LOKASI KEMUNCULAN ADALAH LANDSCAPE HARIMAU SUMATERA
- 2 EKOR HARIMAU SUMATERA BERKELIARAN DAN MANGSA HEWAN PELIHARAAN
- PJ BUPATI KAMPAR SAMBANGI DESA RIMBO PANJANG
- TINGGINYA HARGA DIHARAP TIDAK PICU INFLASI
Komentar Via Facebook :





