PENURUNAN KASUS STUNTING DI KAMPAR TERUS DIMAKSIMALKAN
Kampar, riautelevisi.com- Target nasional sebesar 14 persen penurunan stunting di tahun 2024, pemerintah kabupaten kampar terus optimalkan penurunan stunting yang ada di kabupaten kampar. Selain tahun 2024, kabupaten kampar juga mencanangkan zero stunting pada tahun 2025 mendatang.
Stunting atau masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang yang mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak masih menjadi prioritas bagi pemerintah kabupaten kampar. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. Untuk kabupaten kampar sendiri, terdapat sebanyak 571 anak stunting yang berhasil terdata dan mengikuti program penurunan stunting di kabupaten kampar. Diketahui, dari 571 anak stunting yang terdaftar di kabupaten kampar, kecamatan tambang menjadi penderita stunting terbanyak, yaitu sebanyak 69 anak. Kecamatan salo menjadi yang terendah, yakni 1 orang anak. Dalam upaya penurunan stunting di kabupaten kampar, pemerintah kabupaten kampar di bawah pimpinan hambali selaku pj bupati kampar terus menggesa penurunan yang ditargetkan sebesar 14 persen di tingkat nasional pada tahun 2024, dan zero stunting di kampar pada tahun 2025 mendatang. Hambali juga terus melakukan koordinasi terhadap asisten, kepala organisasi perangkat daerah, opd, kabag hingga sampai ke tingkat camat untuk melakukan pengawalan terhadap penurunan kasus stunting di kabupaten kampar. Hambali menargetkan, seluruh koordinasi dapat terjalin, sehingga dapat maksimal menurunkan kasus stunting di lapangan. Peran serta seluruh pihak yang terkait akan sangat membantu agar target pengentasan kasus stunting di kabupaten kampar dapat terealisasi secara maksimal. Pihaknya juga mendorong seluruh opd terkait agar dapat lebih pro-aktif dalam mendukung pengentasan kasus stunting dengan target kabupaten kampar dapat mencapai angka zero kasus stunting di tahun 2025 mendatang. Terutama dengan memaksimalkan peran bapak asuh dan bunda asuh stunting, sehingga dapat lebih memprioritaskan pengentasan kasus stunting dengan cara terlibat langsung sebagai bapak asuh dan bunda asuh anak stunting yang ada di kabupaten kampar.
Sementara itu, untuk mendukung penurunan stunting, pkk kabupaten kampar di bawah binaan ricana hambali selaku pj ketua pkk kampar juga membantu untuk terlibat secara aktif dalam pengentasan kasus stunting tersebut. Dimana pkk kampar terus berupaya ikut serta dalam menurunkan kasus stunting di kampar. Salah satunya dengan melakukan monitoring ke setiap desa yang ada di kabupaten kampar. Ricana mengatakan, monitoring yang dilakukan yakni dengan adanya kader pkk, kader kb dan bidan desa yang saat ini sudah berjalan. Ricana juga mengatakan, stunting ini bukan hanya terdapat pada masalah makanan saja, melainkan rumah yang tidak layak dan lingkungan yang tidak bersih, dan juga ketidak tauan orang tua terhadap gejala stunting.
Ricana menambahkan, untuk kader-kader pencegah stunting, selain melakukan monitoring, para kader tersebut juga memperbaiki lingkungan dan mengedukasi terhadap masyarakat yang belum seutuhnya mendapat edukasi terkait stunting.
Berita Terkait :
- PEMKAB KAMPAR SUDAH LAKUKAN PERSIAPAN
- PERDA PAJAK DAN RETRIBUSI DIHARAPKAN SEGERA DITERAPKAN
- ASYKAR THEKING MINTA PEMPROV RIAU PERHATIKAN PSPS RIAU
- RIDWAN SARAGIH OPTIMIS TIM PSPS RIAU MENANG MENGHADAPI NUSANTARA UNITED
- DWP LAPAS BAGANSIAPIAPI ZIARAH MAKAM PAHLAWAN
Komentar Via Facebook :





