PEMBANGUNAN PAYUNG ELEKTRIK PEROLEH KRITIKAN
PEKANBARU (RIAUTELEVISI.COM) - DPRD Riau, mengkritisi nilai fantastis biaya pengadaan payung elektrik, di masjid raya an nur, yang mencapai 42 milyar rupiah. Apalagi kualitasnya sangat di pertanyakan, setelah rusak beberapa waktu lalu, akibat di terpa angin kencang.
Keberadaan payung elektrik di masjid raya annur, pekanbaru, turut menjadi sorotan DPRD riau. Nilai pengadaan yang sangat besar, yakni di perkirakan mencapai enam milyar rupiah untuk setiap unit, payung elektrik, dianggap sebagai angka yang fantastis. Apalagi jika di bandingkan dengan pengadaan di tempat lain, harusnya angkanya bisa lebih murah. Selain itu, kualitasnya payung elektrik, pasca rusak di terpa angin kencang, turut menjadi pertanyakan. Menurut anggota DPRD riau, Mardianto manan, harus ada audit independen untuk memeriksa pengadaan payung elektrik ini. Jangan sampai, dana yang di keluarkan tidak sebanding dengan kualitas yang di berikan.
Mardianto manan berharap, dengan proses audit dan pemeriksaan yang selektif, payung elektrik yang nantinya menjadi fasilitas di komplek masjid raya an nur, memiliki berkualitas baik, dan dapat bertahan untuk waktu yang lama.(YS)
Berita Terkait :
- ADA 141 JENIS SATWA DI KEBUN BINATANG KKZ
- JUMLAH KUNJUNGAN KE KEBUN BINATANG KASANG KULIM ZOO MENINGKAT
- 3 TAHUN DITIADAKAN, LAPAS BAGANSIAPIAPI BUKA LAYANAN KUNJUNGAN UNTUK KELUARGA
- BUPATI HM WARDAN BUKA PENGEMBANGAN WISATA AGRO DAN BUMI PERKEMAHAN SELENSEN POINT
- OPERASIONAL POSKO LAYANAN DI PELABUHAN SUNGAI DUKU BERAKHIR PADA 8 MEI MENDATANG
Komentar Via Facebook :





