PEKANBARU DIDUGA JADI JALUR PERLINTASAN
Pekanbaru, riautelevisi.com- Selama tahun 2023, Polresta Pekanbaru, tangani sebanyak 185 perkara tindak pidana penyalah gunaan narkoba. Polisi menyebut, tingginya peredaran narkoba yang terjadi, diduga karena pekanbaru, jadi jalur perlintasan.
Kepolisian Resort Kota- Polresta Pekanbaru, dan Polsek jajaran, hingga saat ini terus berupaya maksimal mencegah peredaran narkoba yang terjadi di Kota Pekanbaru. Berdasarkan data yang diperoleh dari Polresta Pekanbaru, diketahui peredaran narkoba di Kota Pekanbaru, cukup tinggi. Terbukti, selama tahun 2023, terhitung sejak awal Januari lalu, hingga saat ini, Polresta Pekanbaru, dan jajaran, tangani sebanyak 185 laporan Polisi tindak pidana narkotika, 259 tersangka yang dipenjarakan. Kasat Res Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Manapar Situ Mean mengatakan, tingginya peredaran narkoba yang terjadi di di Kota Pekanbaru, diduga karena Pekanbaru menjadi jalur perlintasan narkoba, yang akan dibawa para pelaku ke beberapa Provinsi di Indonesia.
Manapar juga berharap, melalui tindakan tegas yang dilakukan pihaknya, peredaran gelap narkoba di Kota Pekanbaru dapat dicegah dan diminimalisir. (AL)
Berita Terkait :
- KOTA TALUK KEMBALI BERSIH PASCA PACU JALUR, PETUGAS KEBERSIHAN DAPAT PENGHARGAAN
- 2 ABK KLM RAJAWALI DITETAPKAN JADI TERSANGKA OLEH DJBC DUMAI
- KETUA DPRD BENGKALIS GELAR KONFRENSI PERS
- PLT KADIS PUPR PELALAWAN OPTIMIS PENGERJAAN SELESAI 100 PERSEN HINGGA AKHIR TAHUN
- 9 FRAKSI DPRD ROHIL SAMPAIKAN PANDANGAN UMUM TERKAIT RANPERDA PELAKSANAAN APBD 2022
Komentar Via Facebook :





