PEJUANG ZONASI SEGERA MELAPOR KE POLDA RIAU
PEKANBARU (riautelevisi.com) - Sejumlah masyarakat pejuang zonasi, akan melaporkan dugaan kecurangan kepada pihak kepolisian, hingga bersurat kepada Presiden RI. Hal ini dilakukan, terkait indikasi temuan dugaan manipulasi data calon peserta didik .
Dugaan kecurangan yang menjadi sorotan dan temuan oleh sejumlah masyarakat pejuang zonasi, dalam Penerimaan Peserta Didik Baru, di Sekolah Negeri. Seperti, dugaan adanya Kartu Keluarga Tumpangan, atau bukan anak kandung, yang diakomodir oleh Panitia PPDB. Selanjutnya, temuan dugaan tidak dilakukan verifikasi faktual, terhadap persyaratan sistem zonasi. Sehingga menyebabkan keputusan Penerimaan Peserta Didik Baru tidak transparan, dan akuntabel. Koordinator masyarakat pejuang zonasi , Sri Deviyani menilai , beberapa point dugaan kecurangan ini, menjadi langkah untuk aksi pelaporan ke pihak kepolisian, terutama ke Polda Riau, pada awal pekan ini. Selain itu, masyarakat pejuang zonasi juga akan bersurat, untuk melaporkan temuan ini, kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, agar bisa menjadi perhatian, sehingga dapat diusut dan di evaluasi untuk perbaikkan kedepan.
Pelaporan ini tidak pada beberapa sekolah, namun menyeluruh disemua tingkatan, baik terhadap panitia penerimaan di Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas, dan Sederajat, Se-Wilayah Bumi Lancang Kuning. (YSR)
Berita Terkait :
- GUBERNUR INGINKAN PERAN CAMAT JAGA AGAR TIDAK TERJADI KARHUTLA
- BUPATI M WARDAN APRESIASI INOVASI GURU PENGGERAK INHIL
- SUGIANTO MINTA PERUSAHAAN RIAU PERHATIKAN KESELAMATAN KERJA
- ROBIN HUTAGALUNG MINTA DISNAKER PERBANYAK MAGANG
- PEMPROV RIAU APRESIASI PERAN BANK INDONESIA DALAM EDUKASI EKONOMI SYARIAH
Komentar Via Facebook :





