PANTAU PERBAIKAN JALAN, PARISMAN IKHWAN MINTA TRUK ODOL TIDAK MELINTAS
PEKANBARU (riautelevisi.com) - Anggota Dprd Riau daerah pemilihan Pekanbaru, Parisman Ikhwan, terjun langsung memantau perkembangan pembangunan Jalan Parit Indah. Legislator Golkar Riau ini, juga mengingatkan agar Dinas Perhubungan , mengawasi tidak ada truk bertonase melebihi kapasitas.
Tahun ini , pemerintah Provisi Riau mengalokasikan Dana Bantuan Keuangan , Bankeu, untuk perbaikan jalan rusak yang ada di Kota Pekanbaru. Untuk perbaikan jalan tersebut, Pemko Pekanbaru mendapat bantuan dari Provinsi Riau, sebesar Rp 13 miliar. Anggaran tersebut, bukan hanya untuk Jalan Parit Indah, namun juga digunakan untuk perbaikan ruas jalan lainnya. Ruas jalan tersebut diantaranya Jalan Firdaus, Jalan Tanjung, kemudian Jalan Pemuda Tampan, di Kecamatan Payung Sekaki. Adapun untuk panjang Jalan Parit Indah, yang akan dioverlay lebih kurang 2 kilometer, untuk pagu anggaran Rp 5,3 miliar. Proses perbaikan Jalan Parit Indah ini, memang sempat dikeluhkan warga. Hampir dua bulan berlangsung, namun jalan yang menjadi urat nadi lalu lintas warga itu, tak kunjung selesai diperbaiki. Masyarakat yang melintas pun , harus rela menghirup debu pekat sepanjang jalan. Anggota Dprd Riau daerah pemilihan Pekanbaru, Parisman Ikhwan ini pun , langsung terjun memantau perkembangan pembangunan jalan. Pria yang juga akrab dipanggil iwan patah ini, mengamati sejumlah titik pengerjaan diantara kepulan debu. Dirinya ingin memastikan pengerjaan memang sesuai spek anggaran, sesuai aturan , dan tidak merugikan masyarakat. Legislator Golkar Riau ini , juga mengingatkan agar dinas perhubungan , mengawasi tidak ada truk bertonase melebihi kapasitas, atau odol, kembali melintas. Jika ditemukan, harus segera ditindak tegas. Menurutnya, seberapa kuat pun jalan dibangun, namun jika melebihi kapasitas, maka jalan akan rusak juga. Rambu rambu jalan pembatas truk juga mesti dipasang.
Dijelaskan selain Kota Pekanbaru, pembangunan jalan juga dialokasikan di sejumlah daerah lainnya di provinsi riau. (FBL)
Berita Terkait :
- DPRD RIAU MINTA PEMKAB SIAK DAN BPN SELESAIKAN KONFLIK LAHAN
- HARGA MAS ANTAM TIDAK ALAMI PERUBAHAN
- GUBERNUR PESAN PENANGANAN STUNTING, ANGKA KEMISKINAN, SENGKETA LAHAN HINGGA PERSIAPAN PEMILU 2024
- MELONJAKNYA AYAM POTONG AKIBAT HARGA PAKAN YANG MENINGKAT
- 4 PENGEDAR SABU DITANGKAP SATNARKOBA POLRESTA PEKANBARU
Komentar Via Facebook :





