PANGKALAN TNI AL DUMAI AMANKAN 36 PMI NON PROSEDURAL
Dumai, riautelevisi.com- 36 pekerja migran indonesia atau pmi non prosedural dari malaysia ke indonesia berhasil diamankan f1qr lanal dumai di pesisir pantai pelintung, kota dumai. Pengamanan para pmi non prosedural ini dilakukan pada kamis pagi.
Komandan lanal dumai, kolonel laut (p) kariady bangun mengatakan, berawal dari tim f1qr lanal dumai mendapatkan informasi dari agen di lapangan terkait adanya pekerja migran indonesia (pmi) dari malaysia yang akan masuk secara ilegal melalui pesisir pantai pelintung kota dumai, danlanal dumai memerintahkan tim f1qr untuk melakukan pendalaman. Setelah dilakukan pengecekan, pada pukul 5 pagi, tim f1qr lanal dumai mendeteksi adanya 36 orang yang terdiri dari 24 laki-laki dan 12 perempuan yang diduga sebagai pmi non prosedural sedang berkumpul di pinggir pantai pelintung kota dumai untuk menunggu mobil jemputan menuju ke terminal kota dumai. Selanjutnya pmi dibawa menuju ke mako lanal dumai untuk dilaksanakan pemeriksaan dan pengecekan barang-barang bawaannya. Diduga para pmi non prosedural melakukan pelanggaran uu 18 tahun 2017 tentang perlindungan pekerja migran indonesia, selanjutnya pmi non prosedural dan barang bukti diserahkan ke p4mi kota dumai untuk proses lebih lanjut. Keberhasilan tni al dalam mengamankan 36 pekerja migran indonesia non prosedural dari malaysia merupakan salah satu bentuk kesiapan dan kesiapsiagaan tni al dalam menghadapi berbagai ancaman tindak pidana perdagangan orang atau tppo di wilayah kerjanya. Hal tersebut sesuai instruksi dari kepala staf angkatan laut, laksamana tni muhammad ali.
Berita Terkait :
- LEMBAGA TUAH NEGERI NUSANTARA MOU DENGAN PENGADILAN AGAMA BANGKINANG
- AFRIAN AZHARI TERPILIH SEBAGAI KETUA KNPI 2023 2028
- BAWASLU PEKANBARU MINTA MASYARAKAT IKUT AWASI TAHAPAN KAMPANYE
- PEMKO PEKANBARU GELAR PASAR MURAH RUTIN SETIAP HARI KAMIS
- PEMPROV SIAPKAN BANTUAN KENDARAAN DINAS DESA
Komentar Via Facebook :





