MOTIF PENGANIAYAAN PELAJAR SMP DIPICU PERKELAHIAN ANAK PELAKU
Pekanbaru, riautelevisi.com- Motif penganiayaan yang dilakukan bapak dan anak terhadap pelajar smp di tenayan raya, pekanbaru dipicu perkelahian antara anak atau adik pelaku dengan korban di sekolah. Pelaku mengaku menganiaya korban karena emosi mendapat laporan adiknya dikeroyok.
Penyidik unit reskrim polsek tenayan raya, polresta pekanbaru saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap remaja berinisial m-i 19 tahun, satu dari dua pelaku penganiayaan terhadap seorang pelajar smp berinisial f-f 14 tahun yang terjadi beberapa waktu lalu di jalan bukit barisan, kecamatan tenayan raya, pekanbaru. Dalam aksi penganiayaan, tersangka i-m melakukannya bersama bapaknya berinisial z-l yang saat ini masih diburu. Sebelumnya, aksi penganiayaan di muka umum yang dilakukan bapak dan anak terhadap korban sempat viral di media sosial. Tidak terima atas perbuatan kedua pelaku, ayah korban melaporkannya ke polisi, dan berdasarkan laporan orang tua korban, satu dari dua pelaku berhasil diringkus. Kapolsek tenayan raya, kompol oka m. Syahrial mengatakan, penganiayaan yang dilakukan pelaku diduga dipicu perkelahian antara adik pelaku dengan korban di sekolah. Pelaku yang merupakan bapak dan anak yang mendapat laporan dari anak atau adiknya yang mengaku dikeroyok korban, tidak terima perbuatan korban, kemudian mencari korban dan melakukan penganiayaan terhadap korban.
Polisi juga masih mendalami dugaan adanya motif lain dalam aksi penganiayaan yang terjadi.
Berita Terkait :
- POLISI LUMPUHKAN 2 TERSANGKA SPESIALIS PEMBOBOLAN RUMAH
- DPRD: KENAIKAN HARGA SEMBAKO AKIBAT POLITIK YANG MORAT MARIT
- LEGISLATOR HUSAIMI HAMIDI PRIHATIN MARAKNYA POLITIK UANG
- RUSAK PARAH, WARGA BERHARAP PEMPROV RIAU PERHATIKAN JALAN LINTAS SINABOI
- STAF AHLI BUPATI ROHUL SUHARMAN LANTIK PENGURUS IPSM
Komentar Via Facebook :





