MODUS PENGIRIMAN DENGAN MENAMAI PAKET MAKANAN BURUNG
Pekanbaru, riautelevisi.com- Dua kurir 1 kilogram sabu dan 739 butir pil ekstasi diduga sudah lebih dari satu kali menyelundupkan narkoba dari pekanbaru kejakarta. Modus pelaku dalam pengiriman narkoba melalui jasa pengiriman dengan menamai paket narkoba dengan nama makanan burung.
Dua kurir narkotika jenis sabu seberat 1 kilogram dan pil ekstasi sebanyak 739 butir, dengan tersangka masing- masing berinisial n-n 34 tahun dan s-h 27 tahun saat ini masih di mapolresta pekanbaru dan dalam pemeriksaan intensif penyidik sat resnarkoba polresta pekanbaru. Selain periksa intensif kedua tersangka, polisi juga memburu pemasok maupun penerima barang haram yang ada pada kedua kurir yang telah ditetapkan sebagai dpo. Sebelumnya, penangkapan terhadap kedua tersangka dilakukan polisi di kecamatan cakung, jakarta selatan dan kecamatan balaraja, kabupaten tanggerang, provinsi banten. Hasil pemeriksaan sementara polisi diketahui, kedua kurir sudah lebih dari sekali menyelundupkan narkoba melalui terminal kargo bandara. Waka polresta pekanbaru, akbp henky poerwanto mengatakan, modus kedua pelaku untuk melancarkan pengiriman paket narkoba melalui jasa pengiriman dengan menamai paket narkoba dengan nama makanan burung.
Sebelum dikirim ke jaksa, untuk sementara waktu kedua tersangka diamankan di mapolresta pekanbaru.
Berita Terkait :
- 30 PERSEN UANG RUMAH TANGGA HABIS UNTUK KEBUTUHAN TRANSPORTASI
- DISHUB CARI SKEMA JALANKAN ANGKUTAN FEEDER UNTUK PERMUDAH MASYARAKAT
- JALAN CIPTA KARYA TERPANTAU MASIH MENGALAMI KERUSAKAN YANG CUKUP PARAH
- KONDISI JALAN MEMPRIHATINKAN, WARGA DESAK PEMERINTAH SEGERA PERBAIKI JALAN CIPTA KARYA
- ASISTEN I PIMPIN PENYAMAAN PERSEPSI TATA KELOLA SEKOLAH KHUSUS OLAHRAGA
Komentar Via Facebook :





