MIRIS, GAJAH MATI DI DUGA DI RACUN
Pelalawan, riautelevisi.com- Kabar duka datang dari dunia konservasi, gajah petarung taman nasional tesso nilo, untuk mengatasi konflik satwa ditemukan mati diracun . Ironis, salah satu gading dicuri oleh pelaku pemburu liar.
Gajah jantan berusia 46 tahun ini, pertama kali dijumpai oleh sang mahod atau pengasuh gajah, dalam kondisi lemas terbaring. Pengasuhnya pun segera menghubungi kepala taman nasional tesso nilo, dan polisi sektor ukui, serta dokter hewan dari balai besar konservasi sumber daya alam riau. Lima jam bertahan hidup, akhirnya gajah rahman dinyatakan mati. Tim medis pun melakukan nekropsi atau bedah bangkai, dan menemukan adanya bungkusan serbuk hitam di dalam plastik yang diduga racun pemicu kematian. Sejumlah organ dalam milik gajah rahman diambil dan dikirim ke laboratorium guna mengetahui jenis racun yang menyebabkan gajah jantan ini mati. Hasil olah tkp petugas kepolisian, para pelaku pemburu ini terbilang profesional, lantaran tidak meninggalkan jejak sedikitpun saat beraksi. Dari laporan petugas balai taman nasional tesso nilo, sebelumnya gajah rahman diikat di hutan tesso nilo yang berdekatan langsung dengan camp flying squad tesso nilo. Rahman dikenal sebagai gajah petarung dalam mengatasi mitigasi konflik gajah liar, yang memasuki perkebunan warga.
Hingga kini kasus pembunuhan dan pencurian gading gajah tersebut sudah ditangani polda riau, dan polisi masih memburu pelakunya.
Berita Terkait :
- KORBAN TERSANGKA ADALAH MASYARAKAT INDONESIA DAN LUAR NEGERI
- TAHUN 2024, PEMKAB PRIORITASKAN PERBAIKAN JALAN
- KERUSAKAN JALAN SIGUNGGUNG MEMPRIHATINKAN
- WARGA RESAH, JALAN YANG DIPERBAIKI SEADANYA KEMBALI RUSAK
- KEMBALI MAKAN KORBAN JIWA, JALAN CIPTA KARYA TAK KUNJUNG DIPERBAIKI
Komentar Via Facebook :





