MINYAK SUBSIDI SULIT DIDAPATKAN PEDAGANG
Rokan Hilir, riautelevisi.com- Pedagang di kota bagansiapiapi merasa kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng bersubsidi setelah adanya rencana pemerintah dengan penghapusan minyak goreng bersubsidi menjadi minyak goreng berkemasan.
Adanya kebijakan pemerintah dengan pengahapusan minyak goreng bersubsidi atau minyak goreng curah menjadi minyak goreng berkemasan, membuat pedagang di kota bagansiapiapi sulit mendapatkannya. Seperti yang disampaikan salah seorang pedagang pasar datuk rubiah bagansiapiapi, ida mengatakan, saat ini sulit mendapatkan minyak goreng curah, bahkan bisa dikatakan langka. Sementara komsumen terutama bagi pedagang gorengan telah terbiasa untuk membeli minyak goreng curah. Untuk harga minyak goreng curah jauh berbeda bila dibandingkan dengan minyak goreng kemasan. Minyak goreng curah dihargai rp 16.000 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan bisa mencapai rp 18.000 hingga rp 20.000 dengan berat 900 gram.
Pedagang berharap rencana penghapusan minyak goreng bersubsidi harus memikirkan masyarakat kalangan bawah sesuai perekonomian masyarakat.
Berita Terkait :
- AKIBAT MUSIM PENGHUJAN, HARGA CABAI MELONJAK
- PROGRES PELUNASAN BPIH DI RIAU CAPAI 80 PERSEN
- SMP LPMP SUKA MAJU RAMBAH TERIMA BANTUAN RKB CSR PT SPR LANGGAK
- REKAPITULASI KABUPATEN KAMPAR TERGANGGU JARINGAN
- SELAMA PEMILU 2024, BAWASLU ROHIL TERIMA 7 LAPORAN PELANGGARAN PEMILU
Komentar Via Facebook :





