LEGISLATOR PARISMAN IKHWAN MENEGASKAN PROGRES SUDAH SESUAI JADWAL, PAYUNG ELEKTRIK ANNUR PUTU
PEKANBARU (riautelevisi.com) - Ketua Komisi IV Dprd Provinsi Riau Parisman Ihwan menegaskan sesuai penjelasan Dinas PUPR Riau, progres pengerjaan proyek hingga Mei 2023 ini sudah sesuai jadwal. Semua sudah dilelang, terkecuali yang tender ulang.
Sebelumnya Komisi 4 Dprd Provinsi Riau sempat mengadakan rapat dengar pendapat ,Rdp, tertutup dengan Bidang Bina Marga Upt I-VI dan Upt Peralatan Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan ,PUPR-PKPP, Provinsi Riau di ruang rapat Komisi IV Dprd Provinsi Riau. Rapat ini dipimpin Ketua Komisi IV Dprd Provinsi Riau Parisman Ihwan. Masing-masing bidang memaparkan realisasi fisik dan keuangan kegiatan pembangunan jalan tahun anggaran 2023. Selain itu juga dibahas kendala yang dihadapi oleh masing-masing bidang dalam pelaksanaan pembangunan jalan dan jembatan di Provinsi Riau. Terdapat 24 kegiatan pembangunan jalan pada Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau. Dprd Riau sempat mengingatkan kepada Dinas PU agar seluruh kegiatan yang putus kontrak mendapat prioritas di tahun 2023 ini. Terkait dengan Upt yang ada di Dinas PU, Ketua Komisi IV Parisman Ikhwan menegaskan bahwa Upt merupakan garda terdepan Dinas PUPR dalam pembangunan jalan. Kedepannya harus kita beri perhatian khusus karena banyak jalan yang rusak. Dan sesuai penjelasan Dinas PUPR Riau, progres pengerjaan proyek hingga Mei 2023 ini sudah sesuai jadwal. Semua sudah dilelang, terkecuali yang tender ulang. Kendati dirinya tak hafal secara detail, namun ada beberapa proyek yang dikerjakan Dinas PUPR-PKPP tahun ini. Diantaranya ada pekerjaan jembatan yang terjadi penambahan waktu atau pengurangan anggaran. Sementara mengenai proyek payung elektrik Masjid Annur Pekanbaru, Parisman menjelaskan bahwa sudah putus kontrak. Untuk melanjutkan pengerjaan proyek senilai Rp42 miliar itu, menunggu hasil audit. Hal senada juga dibenarkan PPTK Payung Elektrik Masjid Annur Pekanbaru Kausar yang mengatakan untuk kelanjutan proyek tersebut tergantung hasil audit. Sementara terkait spesifikasi payung elektrik tersebut, bahwa tinggi payung 17 meter dan lebar 23 x 23 meter.
Diharapkan semua proses tender bisa selesai tepat waktu. (FBL)
Berita Terkait :
- POLRES ROHIL BERSAMA TIM GABUNGAN LAKUKAN PENDINGINAN
- BANMUS INSTRUKSIKAN KOMISI I KONSULTASI KE KEMENDAGRI
- LIBUR DAN CUTI BERSAMA, LAYANAN MPP TUTUP SELAMA 4 HARI
- TAEKWONDO RIAU TURUN FULL TEAM DI PRA PON
- ABIYU RAFI MULAI IKUTI PELATNAS DI JAKARTA
Komentar Via Facebook :





