LEGISLATOR MARWAN YOHANIS INGATKAN DPRD DAN PEMKAB KUANSING KESAMPINGKAN EGO
Pekanbaru, riautelevisi.com- Kabupaten Kuantan Singingi menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Riau yang tidak menyerahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2024. Penyebabnya diduga karena ada konflik internal antara DPRD Kabupaten Kuansing dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing.
Anggota DPRD Riau daerah pemilihan Kuansing Marwan Yohanis mengingatkan soal sistem politik trias politica yang dianut Indonesia yaitu eksekutif, legislatif dan yudikatif. Artinya kekuasaan di pemerintah baik pusat hingga ke kabupaten terbagi tiga dan masing-masing memiliki tugasnya sendiri, harus berkolaborasi dan tidak bisa saling berbenturan karena harus mendahulukan kepentingan rakyat. Dalam merencanakan pembangunan daerah, eksekutif dan legislatif harus disatukan pandangannya, mulai dari rapat tingkat Komisi di DPRD hingga rapat di tingkat Badan Anggaran. Jangan karena ego masing-masing mengorbankan rakyat.
Jika kedua lembaga ini tak mampu bekerjasama dan tetap mengedepankan ego masing-masing, Marwan melanjutkan maka perlu dilakukan evaluasi secara total.
Lebih jauh kalau keduanya saling jegal menjegal dan tidak mau menyatukan pandangan dalam membangun daerah, maka yang menjadi korban adalah rakyat.
Berita Terkait :
- KADISPORA RIAU AKAN HIDUPKAN KEMBALI STADION UTAMA RIAU
- ANGGOTA DPRD DUMAI PRIHATIN SEPINYA PASAR LEPIN DUMAI
- 300 PETUGAS MULAI SORTIR DAN LIPAT SURAT SUARA
- KPU ROHUL MULAI LIPAT DAN SORTIR SURAT SUARA, POLRES ROHUL TERAPKAN SOP KETAT
- SURAT SUARA SUDAH TIBA DI GUDANG KPU PEKANBARU
Komentar Via Facebook :





