LEGISLATOR HUSAIMI HAMIDI, KENAIKAN HARGA BARANG AKIBAT KURANG KONTROL PEMERINTAH
Pekanbaru, riautelevisi.com- Anggota DPRD Riau Husaimi Hamidi mengatakan, kenaikan harga barang ini kurangnya kontrol pemerintah terhadap harga barang. Seharusnya pemerintah bisa melakukan subsidi terhadap harga barang seperti distribusi.
Memasuki pekan pertama di Maret 2024, harga sembako disejumlah pasar masih cukup tinggi. Harga bahan pokok yang masih jauh dari harga normal ini dikeluhkan oleh masyarakat. Seperti harga tomat melambung tinggi dari sebelumnya dijual Rp5.000 per Kg, kini naik menjadi Rp20.000 per Kg. Sedangkan, cabai merah dari Bukittinggi masih dijual Rp100.000 per Kg dari harga normalnya hanya berkisar Rp45.000 per Kg. Cabai rawit merah dijual Rp90.000 per Kg dari harga normal Rp55.000 per Kg. Cabai hijau dijual Rp70.000 per Kg dari harga normal Rp35.000 per Kg. Bawang merah dijual Rp40.000 per Kg dari harga normal Rp30.000 per Kg. Dan bawang putih yang harga normalnya berkisar Rp26.000 per Kg, naik menjadi Rp30.000 per Kg.
Sedangkan harga ayam potong masih berkisar Rp33.000 hingga Rp35.000 per Kg dari harga normalnya hanya berkisar Rp25.000 per Kg. Telur ayam yang harga normalnya Rp47.000 per papan naik menjadi Rp58.000 per papan. Daging sapi juga mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp130.000 per Kg menjadi Rp140.000 per Kg. Tak hanya itu, harga komoditas sayuran seperti buncis dan wortel juga masih mengalami kenaikan dari sebelumnya hanya berkisar Rp10.000 hingga Rp13.000 per Kg menjadi Rp20.000 per Kg. Kondisi ini diperkirakan juga akibat cuaca. Sejumlah pedagang telah mengeluhkan tingginya harga bahan pokok menyebabkan daya beli masyarakat menurun. Lantaran masyarakat harus mengurangi jumlah pembelian.
Anggota DPRD Riau Husaimi Hamidi mengatakan, kenaikan harga barang ini karena kurangnya kontrol pemerintah terhadap harga barang. Dirinya mencontohkan Pemerintah Batam yang melakukan subsidi terhadap harga distribusi. Semestinya hal ini bisa dilakukan di beberapa sentra daerah pertanian di Riau seperti Rohil. Pihaknya juga akan melakukan pantauan pasar pada senin pekan depan.
Masyarakat sangat berharap pemerintah dapat kembali menstabilkan harga bahan pokok yang cukup tinggi jelang ramadan ini. Karena dikhawatirkan di momentum hari besar harga bahan pokok akan semakin melonjak dan malah membuat pedagang kesulitan berjualan.
Berita Terkait :
- PJ SEKDA ; POLA ASUH BAPAK ASUH STUNTING MASIH DIMAKSIMALKAN
- GEBYAR AUDIT KASUS STUNTING PROVINSI RIAU 2024 DIGELAR
- BUPATI ROHUL SUKIMAN SILAHTURAHMI BERSAMA MUBALIGH-MUBALIGH DAN SANTUNI ANAK YATIM
- PELAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS TANAH PUTIH TANJUNG MELAWAN SEMAKIN MEMBAIK
- 6 PARTAI KUNCI KURSI DPRD PROVINSI DAPIL ROHUL
Komentar Via Facebook :





