LANAL DUMAI KEMBALI AMANKAN 40 PMI NON PROSEDURAL DARI MALAYSIA
Dumai, riautelevisi.com- Aksi pemulangan pekerja migran indonesia atau pmi non prosedural melalui jalur ilegal kembali berhasil diamankan tim gabungan f1qr lanal dumai dan satgas opsintelmar koarmada i. Sebanyak 40 orang pmi nonprosedural diamankan di pantai pelintung, kecamatan medang kampai, kota dumai.
Komandan lanal dumai, kolonel laut (p) boy yopi hamel mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal yang dilaksanakan, ke 40 orang pmi non prosedural tersebut diketahui berangkat dari penampungan yang berlokasi di kota kajang semenyih malaysia dan menuju ke speed boat lebih kurang 2 jam perjalanan pada pukul 22.00 lt (waktu malaysia). Pada pukul 03.30 wib sampai di indonesia pantai pelintung dumai menggunakan kapal hsc (high speed craf) yang diawaki 2 orang abk. Masing-masing pmi tersebut harus membayar ongkos sebesar rp 4.000.000 sampai dengan rp 5.000.000,- dengan mata uang malaysia sebesar 1.600 ringgit. Setelah di pantai, para pmi juga harus membayar agen pantai di indonesia rp 100.000 per orang. Mayoritas pmi tersebut berasal dari aceh dan medan dengan alasan memilih jalur ilegal untuk kembali ke indonesia karena paspor yang sudah mati dan mahalnya biaya untuk kepengurusan perpanjangan izin tinggal atau permid. Dalam pantauan media, turut diamankan sebanyak 27 buah paspor, 34 ktp indonesia dan 50 handphone berbagai merk.
Keberhasilan tni al dalam mengamankan 40 orang pmi non prosedural ini merupakan salah satu bentuk kesiapan dan kesiapsiagaan tni al dalam menghadapi berbagai ancaman tindak pidana perdagangan orang (tppo) di wilayah kerjanya, hal tersebut sesuai instruksi dari kepala staf angkatan laut laksamana tni muhammad ali.
Berita Terkait :
- WARGA BERALIH BELI BERAS BULOG
- PERMINTAAN BERAS BULOG MENINGKAT
- BPBD: WASPADA KARHUTLA MEMASUKI MUSIM KEMARAU
- CUACA DI KOTA PEKANBARU MASIH DIPENGARUHI EL NINO
- KEHILANGAN HABITAT, HARIMAU SUMATERA DIDUGA MASUK KAMPUNG DAN MANGSA TERNAK
Komentar Via Facebook :





