KORBAN DITERKAM HARIMAU MALAM HARI, BUKAN SAAT BEKERJA
Pekanbaru, riautelevisi.com- Lokasi pekerja panen sagu diterkam harimau sumatera berada di hutan produksi konversi (hpk). Korban diterkam di malam hari, bukan saat sedang bekerja melakukan pemanenan sagu.
Tim balai besar konservasi sumber daya alam riau saat ini masih siaga di lokasi terjadinya interaksi negatif antara harimau sumatera dengan manusia yang berada di dusun tiga sungai mungkal, kampung penyengat, kecamatan sungai apit, kabupaten siak yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari permukiman warga. Pekerja panen sagu yang diterkam harimau sumatera adalah fi’i 30 tahun, warga kabupaten kepulauan meranti, dan akibat terkaman harimau tersebut, korban yang selamat mengalami luka terbuka di bagian bahu dan lengan sebelah kanan. Berdasarkan hasil identifikasi dan observasi yang dilakukan tim bbksda riau, diketahui lokasi kejadian pekerja panen sagu diterkam harimau berada di hutan yang berstatus hutan produksi konversi atau hpk. Terkait adanya kabar yang menyebut korban diterkam saat melakukan pemanenan sagu, kepala bbksda riau, genman suhefti hasibuan membantahnya, dan mengatakan korban diterkam pada malam hari saat berada di barak atau pomdok peristirahatan.
Guna mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, genman menghimbau pekerja panen sagu untuk sementara waktu tidak beraktifitas sendiri, terutama di malam hari.
Berita Terkait :
- PEMANEN SAGU DI KABUPATEN SIAK DITERKAM HARIMAU
- KAPOLRES ROHUL UTAMAKAN PENCEGAHAN DARI PADA PEMADAMAN
- BUPATI ROHUL PIMPIN APEL KARHUTLA TAHUN 2024
- AKBP SUWINTO PIMPIN PEMADAMAN KARHUTLA DI KEC TELUK MERANTI
- PULUHAN HEKTAR LAHAN DAN PERKEBUNAN DI KECAMATAN TELUK MERANTI HANGUS TERBAKAR
Komentar Via Facebook :





