KISAH PILU PEDERES KARET DITENGAN GEMPURAN KEBUN SAWIT
Rokan Hulu, riautelevisi.com- Kisah pilu , dirasakan para penderes karet, di Kabupaten Rokan Hulu Riau. Ditengah alih fungsi lahan besar-besaran, dari kebun karet ke sawit, harga karet justru jatuh, hingga ke level terendah.
Kisah pilu dirasakan para penderes karet, di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Ditengah alih fungsi lahan besar-besaran dari kebun karet ke sawit, harga karet justru jatuh hingga ke level terendah. Luasan perkebunan karet di Rohul, terus mengalami penurunan Signifikan. Data Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul menyebutkan, luas perkebunan karet di Rohul saat ini hanya tersisa sekitar 80 ribu hektare. Sementara luasan perkebunan sawit di Rohul, saat ini sudah mencapai 520 ribu hektare. Meski demikian, harga karet di tingkat petani justru jatuh dari biasanya, 17 ribu perkilo gram, kini hanya berkisar di harga 7.800 perkilogram.
Para penderes karet tak bisa berbuat banyak. Abdul Jalil misalnya, penderes karet asal Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah, tetap bertahan menjadi penderes karet yang sudah ia tekuni selama 50 tahun. Diusianya yang sudah tidak muda lagi, yaitu 72 tahun, dia harus menerima kenyataan pahit yaitu makin anjloknya harga karet.
Para petani karet berharap, pemerintah mencari solusi terhadap anjloknya harga karet di Rokan Hulu. (AE)
Berita Terkait :
- 40 PERSEN ANGGARAN PILKADA 2024 SUDAH DISIAPKAN
- JEMBATAN AIR HITAM PENGHUBUNG DAERAH TERISOLIR
- LAMR ROHIL UNDUR PENAMBALAN GELAR ADAT BUPATI ROHIL
- PARISMAN IKHWAN MINTA RUMAH LAYAK HUNI DIKERJAKAN DENGAN BAIK
- TRANSMETRO PEKANBARU GUNAKAN PEMBAYARAN NON TUNAI
Komentar Via Facebook :





