KETUA DAN WAKIL KETUA DPRD KAMPAR IKUTI TRADISI ZIARAH KUBUR
KAMPAR (riautelevisi.com) - Ketua dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kampar, menghadiri tradisi ziarah kubur, yang digelar masyarakat Desa Muara Uwai, di Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al Mujahidin ini, dilepas secara resmi oleh Gubernur Riau, Syamsuar, yang didampingi PJ Bupati Kampar, Kamsol.
Tradisi ziarah kubur masyarakat Desa Muara Uwai, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, yang dilaksanakan pada Sabtu pagi, berbeda dari tahun sebelumnya. Karena tradisi yang telah berlangsung ratusan tahun lalu ini, pada tahun ini, dihadiri dan dilepas langsung, oleh Gubernur Riau, Syamsuar, yang didampingi PJ Bupati Kampar, Kamsol. Yang tahun ini merupakan tahun pertama dilaksanakan, usai pandemi Covid-19 melanda Kabupaten Kampar. Dalam kegiatan ini, juga dihadiri Ketua Dprd Kampar, Muhammad Faisal, bersama Wakil Ketua Dprd Kampar, Repol, dari Fraksi Partai Golkar, selain itu juga tampak beberapa tokoh masyarakat, baik yang berada di perantauan, maupun di kampung halaman, ikut dalam tradisi ziarah kubur, yang telah menjadi tradisi turun temurun, dari leluhur masyarakat Kecamatan Bangkinang. Muhammad Faisal menyampaikan rasa banga dan apresiasi yang mendalam, dengan tetap terpeliharanya, tradisi ziarah kubur, yang telah ada sejak nenek moyang dulu, dan ia berharap agar masyarakat yang mengikuti kegiatan ini, untuk tetap menjaga kekhusukan kegiatan ini, dan menghindari perbuatan yang tidak sesuai dengan syariat islam. Selaku Ketua Dprd Kampar, ia akan terus mendorong Pemerintah, untuk bisa mengemas kegiatan tradisi ziarah kubur, yang hanya ada di Kabupaten Kampar ini. Untuk dijadikan sebuah Event Wisata Religi, yang nantinya akan mampu mendatangkan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
Sedangkan Wakil Ketua Dprd Kampar, dari Fraksi Partai Golkar, Repol , mengungkapkan, dalam kegiatan Tradisi Syawalan atau Hari Raya Enam, di Bulan Syawal, dengan melakukan ziarah kubur massal, oleh masyarakat yang ada di Kecamatan Bangkinang ini, sendiri memiliki tiga makna.
Yakni untuk mendekatkan diri kita kepada sang pencipta, kedua untuk selalu mengingatkan kita akan sebuah kematian, dan yang utama yakni untuk menjalin tali silaturahmi, antara masyarakat, karna dalam tradisi ziarah kubur ini, masyarakat di perantauan, selalu pulang untuk mengikuti kegiatan ini.
Kegiatan ini diharapkan, yang merupakan tradisi yang hanya ada di tengah masyarakat Kecamatan Bangkinang ini, untuk terus dijaga, dengan baik. (Anto Badai)
Berita Terkait :
- GUBERNUR RIAU LEPAS ZIARAH KUBUR DI DESA MUARA UWAI BERSAMA PJ BUPATI KAMPAR
- PJ BUPATI KAMPAR LEPAS ZIARAH KUBUR DI DESA KAMPUNG GODANG
- 1 KORBAN YANG HILANG DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA
- SEKOLAH DIHIMBAU TIDAK LAKUKAN KEGIATAN HALAL BIHALAL
- KAPOLRES INHIL BERSAMA TIM SAR TERUS MELAKUKAN PENCARIAN
Komentar Via Facebook :





