KEMENTRIAN ATR BPN BERHARAP KOLABORASI PEMETAAN PARTISIPATIF
Pekanbaru, riautelevisi.com- Kementrian atr- bpn melalui direktur unit manajemen kegiatan program percepatan reforma agraria, mengharapkan kolaborasi pemetaan partisipatif dapat dilaksanakan di provinsi riau. Kegiatan ini, di klaim, guna meningkatkan kesejahteraan petani sawit.
Secara nasional, kementrian atr-bpn, memiliki pekerjaan rumah untuk menyelesaikan bidang tanah hingga tahun 2025 mendatang. Dari pemetaan partisipatif petani kelapa sawit, secara nasional, sebanyak 2,8 juta hektare berada di provinsi riau. Keberadaan provinsi riau, turut menyumbang 21,47 persen, hasil sawit nasional. Dari data pemerintah di ketahui baru 60,70 persen bidang tanah yang terdaftar. Kementrian atr-bpn, melalui direktur unit manajemen kegiatan program percepatan reforma agraria, fitriyani hasibuan, menjelaskan turut mendukung produktifitas kelapa sawit dan kesejahteraan petani, dengan sertifikasi lahan perkebunan sawit.
Melalui dana bpdpks, petani yang mendapatkan dana bantuan, mengharuskan syarat lahan pertanian tersebut memiliki sertifikat.
Berita Terkait :
- BAPENDA KAMPAR GESA PEMBAHASAN RANPERDA PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI
- PERTAMA GOW KAMPAR RAYAKAN ULANG TAHUN SEJAK 5 TAHUN VAKUM
- PJ SEKDA KAMPAR HADIRI ULANGTAHUN GOW KAMPAR KE 36 TAHUN
- KECAMATAN MARPOYAN DAMAI WAKILI KOTA PEKANBARU DALAM EKK RIAU 2023
- UDARA MULAI MEMBAIK, SEKOLAH MASIH TERAPKAN PAKAI MASKER
Komentar Via Facebook :





