JELANG PPDB, LEGISLATOR DPRD RIAU ADE HARTATI MINTA DISDIK DISKUSI FORUM RT RW LURAH
PEKANBARU (riautelevisi.com) - Dprd Riau meminta agar Kepala Dinas Pendidikan Riau, mendiskusikan khusus jalur zonasi dengan forum RT RW, dan juga lurah di sekitar sekolah. Sehingga anak tempatan betul-betul terjaring dalam PPDB tahun ini.
Dinas Pendidikan Provinsi Riau, sudah menjadwalkan dimulainya Pendaftaran Peserta Didik Baru ,PPDB, tingkat sekolah menengah atas ,SMA, Sederajat pada 22-26 Mei 2023. Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ,Dprd Riau, melalui Komisi 5, yang membidangi Pendidikan, meminta agar disdik memastikan persiapan PPDB semaksimal mungkin. Termasuk juga menyiapkan opsi-opsi, bila mana ada siswa tidak mampu sehingga tidak tertampung di Sekolah Negeri, dan harus masuk ke Sekolah Swasta. Anggota Dprd Riau Ade Hartati mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan rapat bersama Disdik Provinsi Riau terkait PPDB tersebut.
Dalam rapat meminta agar Kadisdik bisa mendiskusikan khusus jalur Zonasi dengan Forum RT RW, dan juga Lurah di sekitar sekolah. Sehingga anak tempatan betul-betul terjading dalam PPDB tahun ini. Jangan sampai seperti tahun lalu yang dibelakang dan depan sekolah tidak bisa masuk. Politisi pan ini menyebutkan, masalah zonasi memang menjadi persoalan setiap kali pelaksanaan PPDB. Apalagi, zonasi menjadi instrumen yang paling banyak menyerap siswa. Yakni sebesar 50 persen dari total penerimaan siswa. Sesuai dengan petunjuk teknis yang ada, penerimaan melalui zonasi tidak boleh di kunci hingga kuota yang dimiliki terpenuhi. Dirincikan zonasi ini seperti lingkar obat nyamuk. Ketika lingkar pertama belum mencukupi, buka lingkar selanjutnya, sampai terpenuhi. Kedua dikarenakan Pekanbaru angka pertumbuhan siswa dan pertumbuhan sekolah tidak imbang, Dprd Riau mempertimbangkan agar ada kebijakan khusus untuk siswa tidak mampu.
Kebijakan khusus yang ia maksud ialah dimana siswa tidak mampu tidak tertampung di Sekolah Negeri bisa masuk ke Sekolah Swasta. Bahkan dengan biaya yang didukung oleh Pemprov Riau melalui Beasiswa atau semacamnya. Nantinya siswa bisa melengkapi persyaratan yang diberikan Pemprov Riau. Sehingga bisa benar-benar terverifikasi bahwa siswa tersebut masuk kategori tidak mampu. Permintaan itu dikatakan Ade disanggupi oleh Kadisdik Riau. Dimana nantinya, kadisdik akan menyampaikan langsung kepada Gubernur Riau. Berdasarkan informasi Kadis, Gubernur sudah ambil kebijakan afirmasi atau tidak mampu. Bisa dibantu dibiayai oleh Pemprov bila masuk ke Sekolah Swasta.
Sebelum dibuka Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru ,PPDB, Dinas Pendidikan Provinsi Riau terlebih dulu melakukan sosialisasi PPDB Online SMA,SMK Negeri Provinsi Riau. PPDB Online SMA,SMK di Riau rencananya akan diresmikan oleh Gubernur pada 22 Mei mendatang. Saat pra pendaftaran nanti siswa bisa mengunggah dokumen pendaftaran di link yang disiapkan. Namun dikarenakan kelulusan siswa SMP Sederajat baru diumumkan pada 8 Juni 2023, maka siswa hanya cukup mengunggah dokumen lapor dari semester I-V. (FBL)
Berita Terkait :
- WUSHU RIAU BIDIK JUARA UMUM DI PORWIL
- PEMKO SURATI PERUSAHAAN PROVIDER
- PEMKO HARAPKAN PROFESIONALITAS PLN
- WAKIL DPRD PEKANBARU DUKUNG SIAPAPUN PJ WALIKOTA TERPILIH
- EDY NATAR AJAK UMAT ISLAM KEJAR KEMULIAAN DENGAN DAKWAH
Komentar Via Facebook :





