ISU BAKSO OLAHAN BABI RESAHKAN WARGA
Meranti(Riautv)- Beredarnya isu masuknya ratusan kilo bakso olahan daging babi, dari negara Malaysia, sempat meresahkan warga kepulauan Meranti. Ketua PC NU, didampingi Karantina dan Beacukai, langsung melakukan pemeriksaan di gudang importir.
Beredarnya informasi hingga ke media nasional, terkait penyegelan ratusan kilo bakso olahan daging babi, oleh Bea Cukai dan Karantina sempat meresahkan warga Meranti. Ketua PC NU Meranti, Ramlan Abdullah, memastikan kemasan bakso olahan berlabel halal dan non halal terpisah. Ramlan mengatakan, produk bakso luar negeri ini boleh diperdagangkan ,jika memiliki izin edar. Sementara Kepala Barantan, Abdul Aziz mengklaim, bakso halal olahan dari hewan berkomposisi dari jenis sotong, sapi, ikan, ayam. Sedangkan non halal, dari olahan babi sebanyak 1.2 kg.
Penyegelan bakso tanpa izin dokumen ini, sudah mendapat persetujuan dari Beacukai, untuk dikembalikan ke negara asal sesuai PMK Nomor 102 Tahun 2019 tentang ekspor kembali barang impor.(Maghfaruddin)
Berita Terkait :
- MASYARAKAT DIHIMBAU UNTUK BERHATI HATI SAAT HUJAN DERAS
- AKSI PENCURIAN SUDAH 5 KALI TERJADI DI MUSHALLAH ISTIQOMAH
- PEMILIK SENJATA API LARAS PANJANG ILEGAL TERANCAM HUKUMAN MATI
- DPRD MINTA PENGELOLA PARKIR KOMITMEN DENGAN SISTEM PEMBAYARAN
- DPRD KECEWA PROGRAM PRIORITAS PJ WAKO TAK KUNJUNG SELESAI
Komentar Via Facebook :





