INTEGRASI DATA ALA BAPENDA KAMPAR TINGKATKAN OPTIMALISASI PAD
Kampar, riautelevisi.com- Bapenda kampar menggandeng kanwil pajak untuk bersama-sama melakukan integrasi data wajib pajak yang terdapat di kabupaten kampar. Kabid pengelolaan pengembangan dan pelaporan, edison menyampaikan, integrasi data antara bapenda dan dirjen pajak diyakini dapat meningkatkan pendapatan dari sektor pajak di kabupaten kampar.
Integrasi data, sistem dan layanan pajak kabupaten kampar dengan sistem informasi pajak sudah menjadi keharusan dalam strategi optimalisasi pendapatan asli daerah. Penguatan integrasi sistem akan dilakukan secara simultan oleh bapenda kampar seiring dengan pengembangan berbagai sistem pembayaran pajak berbasis online. Pengintegrasian ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan dan akselerasi dari upaya yang sudah berjalan antara kedua belah pihak.
Hal ini disampaikan kepala bidang pengelolaan pengembangan dan pelaporan badan pendapatan daerah kabupaten kampar, edison. Dalam penyampaiannya, saat ini pihaknya telah melaksanakan pengelolaan pajak daerah dan retribusi sesuai dengan aturan yang ada. Selain itu, terkait pengembangan dan pengelolaan pajak dan retribusi daerah, pihaknya bersama bidang lainnya juga telah melakukan integrasi data wajib pajak, termasuk dengan pihak kanwil pajak. Hal ini dilakukan untuk dapat meningkatkan pendapatan dari sektor pajak di kabupaten kampar, karena jika data wajib pajak telah terintegrasi, maka akan lebih memudahkan dalam pemantauan dan penagihan. Banyak dampak kemudahan yang bisa dirasakan, di antaranya penguatan lokal, taxing power meningkat karena datanya sudah terintegrasi. Kemudian adanya harmonisasi antara daerah dan pusat. Jelas dengan data yang terintegrasi bisa membuat potensi pendapatan dari sektor pajak akan meningkat.
Selain itu, edison juga menambahkan bahwa data yang terintegrasi akan berdampak positif untuk banyak hal, dalam pengelolaan pajak pusat dan daerah bisa lebih terukur dan potensi pajak bisa lebih meningkat. Implementasinya relatif akan mudah, karena hal ini bukan hal yang baru. Dari sekian inovasi yang sudah digulirkan bapenda kampar di sektor integrasi data inovasi berbasis online, upaya ini sudah dilakukan sejak 2022, dan tahun ini dilakukan perluasan integrasi pada data dan informasi perpajakan lainnya.
Berita Terkait :
- TARGET PAJAK PBB P2 HINGGA TRIWULAN EMPAT TELAH MENCAPAI 76,4 PERSEN
- 20 CABOR AKAN DIPERTANDINGKAN DI KOTA DUMAI
- KONFERENSI VI, KASMEDI PIMPIN PWI INHU
- RATUSAN MASYARAKAT DAPAT SEMBAKO DAN DIKHITAN MASAL
- BANK INDONESIA FOKUS PADA UMKM UNTUK BISA EKSPOR
Komentar Via Facebook :





