GUBERNUR RIAU PIMPIN RAKOR PEMDA DENGAN KEPALA BNPB PUSAT
Pekanbaru, riautelevisi.com- Gubernur riau, edy natar nasution, jumat pagi, memimpin rapat koordinasi penanganan bencana hidrometrologi, di provinsi riau, bersama kepala badan nasional penanggulangan bencana pusat, letjen tni suharyanto. Dalam rakor ini, pihak bnpb mengharapkan, adanya laporan lengkap, dari masing-masing kabupaten kota, yang terdampak banjir, agar mendapatkan bantuan dari bnpb pusat.
Kondisi bencana banjir di 10 kabupaten kota di riau, menyebabkan banyaknya warga yang mengungsi. Pemerintah provinsi riau sejak 22 desember 2023 hingga 31 januari 2024, telah menetapkan sk gubernur status siaga darurat bencana hidrometrologi, guna mengantisipasi kemungkinan yang terjadi akibat bencana banjir. Dari bencana banjir yang terjadi, turut menyebabkan, jalan rusak di sebagian wilayah riau, dan terhambatnya penyaluran bantuan, serta terbatasnya perahu evakuasi dan tenda pengungsi untuk warga yang mengungsi. Gubernur riau, edy natar nasution, menjelaskan, di tahun 2023, warga riau yang terdampak bencana banjir sebanyak 60.254 kepala keluarga atau sekitar 234.883 jiwa. Sementara itu, di bulan januari 2024 data hingga 15 januari 2024, warga riau terdampak bencana banjir sebanyak 36.541 kepala keluarga atau 147.301 jiwa.
Sementara itu, kepala badan nasional penanggulangan bencana, ri, letjen tni suharyanto, menjelaskan, rakor ini penting, guna mengkroscek data yang dimiliki oleh bnpb dengan pemerintah kabupaten kota, termasuk melihat kebutuhan mendesak yang perlu di bantu segera untuk kabupaten kota terdampak banjir, termasuk untuk warga pengungsi. Dalam rakor ini, turut menekankan, pentingnya laporan lengkap, langkah-langkah penanganan yang telah di lakukan kabupaten kota, agar, dana bantuan bencana dari pemerintah pusat, dapat diserap maksimal, untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir.
Diakhir rakor, pihak bnpb turut menyerahkan bantuan operasional penanganan bencana di daerah untuk 10 kabupaten terdampak bencana banjir di riau, dimana masing masing kabupaten kota mendapatkan 250 juta rupiah.
Berita Terkait :
- JELANG PEMILU, KAMTIBMAS JADI ATENSI POLISI
- PENCETAKAN E KTP MENINGKAT, DIDOMINASI PEMILIH PEMULA
- PEMPROV APRESIASI PEMBEKALAN SOFTSKILL BAGI PENERIMA BEASISWA MAHASISWA
- LANAL DUMAI KEMBALI CEGAH PEMBERANGKATAN 16 PMI NON PROSEDURAL
- RUMAH SINGGAH UNTUK KELUARGA PASIEN BEROBAT DI RSUD
Komentar Via Facebook :





