DPRD RIAU MINTA PEMPROV AWASI PENIMBUNAN BERAS
Pekanbaru, riautelevisi.com- Wakil ketua komisi ii dprd riau, zulfi mursal meminta dinas perdagangan, koperasi dan ukm provinsi riau melakukan pengawasan terkait penjualan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (sphp) atau beras bulog di pasar-pasar masyarakat. Sehingga penjualan beras murah tersebut tidak dimanfaatkan oknum nakal atau tidak bertanggung jawab di tengah-tengah melambungnya harga beras premium.
Dprd riau meminta pemprov riau melalui dinas terkait agar melakukan pengawasan secara ketat. Jangan sampai ada oknum nakal yang memanfaatkan beras sphp. Yakni membeli sebanyak-banyaknya, menimbun dan menjual kembali dengan harga lebih tinggi. Anggota dprd riau zulfi mursal menjelaskan beras sphp yang dijual oleh bulog adalah salah satu solusi untuk mengantisipasi kenaikan harga beras di riau. Sehingga, pengawasan harus dilakukan dengan baik agar solusinya efektif. Beras sphp saat ini sudah dialokasikan di pasar-pasar tradisional. Namun rupanya harga beras sphp justru ikut mengalami kenaikan di pasar-pasar tradisional. Harga beras sphp semula rp 60 ribu per 5 kilogram, naik menjadi rp 68 ribu per 5 kilogram.
Meski demikian menurutnya kenaikan harga beras sphp tidak membuat masyarakat berpaling.bahkan, supplier beras terpaksa membatasi stok.(F)
Berita Terkait :
- BERKEMUNGKINAN SYAMSUDDIN UTI MENGGANTIKAN HM WARDAN
- KESEBELASAN PERSIKALIS UJI COBA LAWAN PS SIAK
- 92 CALON PENGHULU BERTARUNG DALAM PEMILIHAN PENGHULU KAMPUNG
- DUA ORANG SUKU ANAK DALAM MASUK ISLAM
- BUPATI M WARDAN BUKA MTQ KE 53 INHIL
Komentar Via Facebook :





