DPRD RIAU MINTA PEMERINTAH TINDAK TEGAS PELAKU KARHUTLA
Riautelevisi.com, PEKANBARU - Berdasarkan data BMKG, sebanyak 882 titik panas terpantau di Pulau Sumatera, Selasa pagi 3 oktober 2023. Ratusan titik panas tersebut tersebar di 7 provinsi, yakni di Bengkulu 8 titik hotspot, Jambi 17 titik, Lampung 76 titik, Sumatera Barat 22 titik, Sumatera Selatan 706 titik hotspot, Sumatera Utara 2 titik, Bangka Belitung 30 titik dan di Provinsi Riau ada 21 titik hotspot.
Titik hotspot ini jumlah terbanyak ada di Sumatera Selatan yakni 706 titik. Sementara titik hotspot untuk di Riau tersebar pada di 7 wilayah Kabupaten Kota, yakni 21 titik hotspot. Adanya asap kiriman yang di duga dari kebakaran hutan dan lahan ini, menyebabkan wilayah udara di Kota Pekanbaru diselimuti kabut asap dan pandangan terganggu. Anggota DPRD Riau Mardianto Manan mengatakan, pemerintah di Provnsi Riau harus mengambil langkah cepat dan tegas dalam mengatasi karhutla. Jangan sampai kabut asap yang pernah terjadi seperti 4 tahun yang lalu terjadi kembali, dan berlangsung lama.
Harus ada tindakan tegas kepada pelaku pembakar hutan dan lahan yang menyebabkan adanya kabut asap, yang berdampak kepada masyarakat secara luas. Untuk di Provinsi Riau pada data BMKG per tanggal 3 oktober 2023 pagi, titik hotspot berada di 7 kabupaten, yakni Kabupaten Kampar 5 titik, Kuansing 2 titik, Pelalawan 3 titik, Rokan Hilir 4 titik, Rokan Hulu 3 titik, Indragiri Hilir 3 titik dan Indragiri Hulu 1 titik hotspot.
Badan penanggulangan bencana daerah Provinsi Riau meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.(VV)
Berita Terkait :
- ROADSHOW HULU MIGAS ZETIZEN RIAU POS GOES TO SCHOOL MERIAH
- MISI KEMANUSIAN POLRES INHIL BERHASIL KUMPULKAN 36 KANTONG DARAH
- MOMENTUM MENINGKATKAN PERSATUAN KESATUAN SELURUH ELEMEN
- KPU PELALAWAN TUNGGU PEROMBAKAN CALEG HINGGA PUKUL 23; 59 WIB
- HARGA KOMODITI DI PASAR DI PANTAU 2 KALI SEMINGGU
Komentar Via Facebook :





