DISDIK MEDIASI KASUS DUGAAN PENCABULAN MURID TK DI PEKANBARU
  •  
  • Berita
    • Metropolis
    • Pemerintah
    • Ekbis
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Iptek
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Sosial Budaya
    • Jeruji
  • Daerah
    • Kab. Bengkalis
    • Kab. INHIL
    • Kab. INHU
    • Kab. Kampar
    • Kab. Kuansing
    • Kab. Pelalawan
    • Kab. ROHIL
    • Kab. ROHUL
    • Kab. Siak
    • Kab. Meranti
    • Kota Dumai
  • Program
    • Detak Riau
    • Hilir Mudik
    • Makan-Makan
    • School Update
    • [Dibalik]Metropolis
    • Detak Melayu
  • Streaming
  • Jadwal Acara
  • Tentang Kami
    • Profile
    • Redaksi
    • Marketing
  • Advertorial
  • Indeks
/
TIM PENGAWASAN PANTAU PELAKSANAAN SPMB DI SMA SMK RENGAT BISTAMAM BERSAMA BAZNAS ROHIL SALURKAN BANTUAN STUNTING KADIS DKPP ROHIL MINTA PETANI BEKERJA SECARA KELOMPOK KETUA DPRD PEKANBARU APRESIASI PENERTIBAN KABEL FO KETUA DPRD SOROTI JABATAN KEPALA OPD YANG MASIH KOSONG RATUSAN ASN DI KUANSING TERCATAT MELANGGAR KEDISIPLINAN PEGAWAI SELEKSI KPID RIAU BERLANJUT KE PSIKOTES DAN WAWANCARA 74 CALON ANGGOTA KPID RIAU IKUTI UJIAN CAT KOMISI V DPRD RIAU MINTA POLEMIK MARK UP SERAGAM TAK TERULANG PEMKO DORONG MASJID PARIPURNA BERKEMBANG SECARA MANDIRI

Kembali Ke Atas

Dugaan Pencabulan

DISDIK MEDIASI KASUS DUGAAN PENCABULAN MURID TK DI PEKANBARU

Kamis 18 Januari 2024, 20:44 WIB | Dibaca: 213 Kali | Kategori : Metropolis

Pekanbaru, riautelevisi.com- Dinas pendidikan kota pekanbaru melakukan upaya mediasi terhadap kedua orang tua, kasus pencabulan yang terjadi di salah satu taman kanak-kanak di kota pekanbaru. Dalam mediasi tersebut, dinas pendidikan mengaku akan mengupayakan  pendampingan psikologis baik terhadap korban maupun terduga pelaku.

 

Dinas pendidikan kota pekanbaru bersama dinas pemberdayaan perempuan provinsi riau, melakukan upaya mediasi terhadap kedua orang tua, kasus pencabulan yang terjadi di salah satu taman kanak-kanak di kota pekanbaru. Turut hadir dalam mediasi tersebut pihak sekolah, yayasan, pengurus , orang tua korban dan orang tua terduga pelaku. Kepala dinas pendidikan kota pekanbaru abdul jamal mengaku, mediasi yang dilakukan, guna mencari solusi, terhadap persoalan yang terjadi, salah satu nya, dengan cara melakukan pendampingan psikologis terhadap korban dan terduga pelaku, karena kedua nya mengalami trauma. Baik korban maupun terduga pelaku, di tegaskan jamal, jangan sampai tidak bersekolah karena kasus ini, untuk itu pihak nya, akan melakukan pengawasan dan mencarikan sekolah mana yang di inginkan korban maupun terduga pelaku. 

 

Dinas pendidikan kota pekanbaru berharap, dengan mediasi ini, kedua belah pihak bisa berdamai, dan menyelesaikan secara kekeluargaan, namun jika keluarga korban ingin melanjutkan kasus tersebut, pihak disdik juga mengaku mempersilahkan dan tidak bisa ikut campur terlalu jauh.



Punya Info menarik disekeliling Anda..? Kirimkan ke Alamat Email : redaksi@riautelevisi.com (Lampirkan Data Diri Anda).


Berita Terkait :
  • SETO MULYADI KUNJUNGI KORBAN DUGAAN ASUSILA
  • IRWASDA POLDA RIAU TINJAU DAN SERAHKAN BANTUAN BANJIR DI INHU
  • KEPALA BNPB SERAHKAN BANTUAN BENCANA BANJIR DI RIAU
  • SEBANYAK 340 MAHASISWA IKUTI PENGEMBANGAN SOFTSKILL
  • PENGENTASAN KASUS STUNTING JADI PRIORITAS PEMKAB KAMPAR

Komentar Via Facebook :


loading...

BERITA POPULER
1
POLISI BURU PEMASOK NARKOBA KEPADA PENGEDAR DI KAMPUNG NARKOBA

2
990 WARGA LAPAS BAGANSIAPIAPI DIPINDAH KE LAPAS BARU

3
POLISI SELIDIKI TEROR POCONG DI TENAYAN RAYA

4
PCSS KALAHKAN ARA 6 0

5
PTPN IV KALAHKAN KSS 6 0

ADVERTORIAL

Kamis, 25 Juli 2024

KETUM LPPM DPP SERAHKAN MANDAT KEPADA KETUA LPPM DPW RAU DAN DPD KOTA PEKANBARU




 
 

 
PT. Riau Media Televisi : Komp. Riau Pos Grup, Jl. HR. Soebrantas Km 10,5 Pekanbaru, Riau Telp. ( 0761 ) 567486 - 3015016
Media Patner :


RiauTelevisi.com : Home | Redaksi |Tentang | Info Iklan | Indeks Berita | Hubungi Kami
   Copyright © 2012 - riautelevisi.com All Rights Reserved,    Desain By :Aditya