DINAS P2KBP3A ROHIL TANGANI PULUHAN KASUS KEKERASAN PEREMPUAN DAN ANAK
Rokan Hilir, riautelevisi.com- Selama tahun 2023, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau DP2KBP3A Kabupaten Rokan Hilir menangani puluhan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kasus kekerasan seksual pada anak menjadi salah satu kasus tertinggi yang ditangani selama tahun 2023.
Berdasarkan data yang dihimpun dari UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Rokan Hilir, sebanyak 66 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi sepanjang tahun 2023, di antaranya kasus kekerasan yang terdiri dari KDRT tiga kasus, bulliying satu kasus, perkelahian satu kasus, penganiayaan dua kasus dan video orang dewasa tiga kasus. Sementara kasus kekerasan seksual pada anak paling mendominasi sebanyak 53 kasus. Sedangkan untuk kasus non kekerasan telah terjadi sebanyak tiga kasus yang terdiri dari kasus narkoba, perebutan hak asuh serta pencurian oleh anak di bawah umur. Kepala UPT Perlindungan Perempuan dan Anak DP2KBP3A Rohil, selamat mengatakan, kasus tersebut ditemukan di sejumlah Kecamatan. Pihaknya terus melakukan pendampingan jika terdapat korban yang melapor atas kejadian kasus kekerasan. Tingginya kasus kekerasan seksual pada anak dipengaruhi beberapa faktor di antaranya kurangnya edukasi seksual pada anak serta pengaruh teknologi seperti handphone yang digunakan oleh anak-anak tanpa dikendalikan oleh orang tua. Sementara untuk tahun 2024 telah ditemukan sebanyak 12 kasus kekerasan yang melibatkan anak-anak dan perempuan.
Berita Terkait :
- BUPATI KUANSING RESMIKAN RUANGAN LAYANAN CUCI DARAH
- DISDIKBUD INHU AKAN LAKUKAN KOORDINASI
- HARI PERTAMA AKTIVITAS PEMBELAJARAN DI KABUPATEN KAMPAR
- WABUP SULAIMAN SAMPAIKAN UCAPAN SELAMAT KEPADA PAW DPRD SYAHRUL ALFINDRA
- KANWIL DJPB RIAU APRESIASI KINERJA APBN DI RIAU MENCATATKAN KINERJA BAIK
Komentar Via Facebook :





