BUPATI ROHUL BUKA FGD DAN EKSPOS RISET PUBLIK IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYETARAAN JABATAN FUNGSIONAL
  •  
  • Berita
    • Metropolis
    • Pemerintah
    • Ekbis
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Iptek
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Sosial Budaya
    • Jeruji
  • Daerah
    • Kab. Bengkalis
    • Kab. INHIL
    • Kab. INHU
    • Kab. Kampar
    • Kab. Kuansing
    • Kab. Pelalawan
    • Kab. ROHIL
    • Kab. ROHUL
    • Kab. Siak
    • Kab. Meranti
    • Kota Dumai
  • Program
    • Detak Riau
    • Hilir Mudik
    • Makan-Makan
    • School Update
    • [Dibalik]Metropolis
    • Detak Melayu
  • Streaming
  • Jadwal Acara
  • Tentang Kami
    • Profile
    • Redaksi
    • Marketing
  • Advertorial
  • Indeks
/
PEMKO PEKANBARU DIMINTA LAKUKAN PENERTIBAN SECARA RUTIN DPRD TEGASKAN PENYEDIA LAYANAN INTERNET TERTIBKAN TIANG DPRD SOROTI SEJUMLAH KEPALA OPD MASIH DIJABAT PLT DPRD DORONG PEMKO SEGERA ISI JABATAN CAMAT DAN LURAH DPRD RIAU OPTIMIS KAPOLDA BARU TANGANI PERSOALAN RIAU DPRD RIAU HARAPKAN TNI PERKUAT KETAHANAN NASIONAL BAZNAS ROHIL INGATKAN UPZ KECAMATAN OPTIMAL KUMPULKAN ZAKAT PEMKAB ROHIL GELAR MALAM RAMAH TAMAH BERSAMA TOKOH PENDIRI PUAN ASPEKRAF RIAU SUKSES GELAR INTERNASIONAL RIAU FASHION WEEK KE 4 DINKES PEKANBARU INGATKAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN

Kembali Ke Atas

Bimtek

BUPATI ROHUL BUKA FGD DAN EKSPOS RISET PUBLIK IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYETARAAN JABATAN FUNGSIONAL

Kamis 24 Agustus 2023, 20:05 WIB | Dibaca: 263 Kali | Kategori : Kab. ROHUL

Rokan Hulu, riautelevisi.com- Bupati rokan hulu sukiman membuka kegiatan focus group discussion, dan ekspos publik implementasi kebijakan penyetaraan jabatan fungsional, di lingkungan pemerintah kabupaten rokan hulu.

 

Kegiatan focus group discussion, dan ekspos publik implementasi kebijakan penyetaraan jabatan fungsional, dilaksanakan di convention hall masjid islamic center rokan hulu. Dalam fgd ini dengan menghadirkan peneliti ahli madya pada badan riset dan inovasi nasional republik indonesia herie saksono, kepala bappeda rohul yusmar, plt kesbangpol irvandri, kabid litbang bappeda rohul nelson, dan perwakilan opd di lingkungan pemerintahan kabupaten rokan hulu. Bupati rokan hulu sukiman mengatakan. Reformasi birokrasi saat ini merupakan salah satu agenda prioritas dari pemerintah. Sehingga untuk merealisasikan hal tersebut, dilaksanakan penyetaraan jabatan yang menjadi salah satu upaya agar proses penyederhanaan birokrasi, yang bertujuan untuk mewujudkan birokrasi yang lebih dinamis dan profesional dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan kerja dan peningkatan kinerja pelayanan publik kearah yang lebih baik. Adanya kegiatan ini merupakan upaya dan keseriusan pemerintah pusat yang telah menerbitkan peraturan menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi nomor 28 tahun 2019 tentang penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional, yang disempurnakan dengan peraturan menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi nomor 17 tahun 2021, tentang penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional. Sementara itu kepala badan bappeda rokan hulu yusmar mengatakan. Tujuan digelarnya fgd ini untuk mencari solusi, tentang peralihan besar-besaran terhadap pejabat struktural, khususnya esselon iv atau pengawas menjadi tenaga fungsional, sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. Pegawai yang sudah punya jabatan eselon iv, beberapa hal berbeda dengan fungsional, tentu ini ada kajian khusus di pusat sehingga dilaksanakan sampai ke daerah, yang utama itu sekarang pegawai negeri itu adalah fungsinya, makanya disebut fungsional. Apa keahliannya yang dikembangkan sehingga opd itu lebih baik kedepannya. Hal ini lah yang melatar belakangi sehingga diadakan kajian dan penjelasan dari brin yang berkaitan dengan bappeda untuk melihat kegelisahan-kegelisahan asn dari peralihan ini, struktural ke fungsional. Yang semulanya bisa naik pangkat setelah 4 tahun, yang harus mengumpulkan angka kredit, jadi bisa saja orang itu naik pangkat 2 tahun sekali, bisa saja 3 tahun, 4 tahun bahkan 6 tahun tergantung bagaimana bisa bekerja mencatat dan mengumpulkan hasil kerja dia itu sendiri. 

 

Kegiatan focus group discussion, dan ekspos publik implementasi kebijakan penyetaraan jabatan fungsional baru  yang pertama dibuat dalam rangka menyelesaikan persoalan-persoalan atau kerisauan-kerisauan terhadap pegawai fungsional yang saat ini belum jelas apa yang dibuatnya, dia berbuat untuk pelaksanaan karirnya. (ES)



Punya Info menarik disekeliling Anda..? Kirimkan ke Alamat Email : redaksi@riautelevisi.com (Lampirkan Data Diri Anda).


Berita Terkait :
  • BUPATI ROHUL SUKIMAN SERAHKAN PENGHARGAAN KE PERUSAHAAN PELAKU USAHA DI ROHUL
  • KECAMATAN CONCONG GELAR LOMBA PACU SAMPAN EMAK EMAK
  • NEGARA ASING IKUT MERIAHKAN FESTIVAL PACU JALUR NASIONAL
  • PJ WALIKOTA PEKANBARU LAUNCHING APLIKASI LAPAK MILIK DISPUSIP
  • 58 DESA DI INHIL SUKSES GELAR PILKADES SERENTAK

Komentar Via Facebook :


loading...

BERITA POPULER
1
MENHUT DESAK PENYELESAIAN PERMASALAHAN TNTN

2
PEMKAB SIAK DAN BWS III BERKOLABORASI MITIGASI BANJIR

3
HASIL VOTING, APBD P INHU 2026 BATAL DISAHKAN DPRD

4
KELAHIRAN GAJAH MEMBERI SEMANGAT KEPADA KEMENTERIAN KEHUTANAN

5
KOMISI III MINTA DISDIK SIAPKAN EDARAN PJJ JIKA KABUT ASAP MEMBURUK

ADVERTORIAL

Kamis, 25 Juli 2024

KETUM LPPM DPP SERAHKAN MANDAT KEPADA KETUA LPPM DPW RAU DAN DPD KOTA PEKANBARU




 
 

 
PT. Riau Media Televisi : Komp. Riau Pos Grup, Jl. HR. Soebrantas Km 10,5 Pekanbaru, Riau Telp. ( 0761 ) 567486 - 3015016
Media Patner :


RiauTelevisi.com : Home | Redaksi |Tentang | Info Iklan | Indeks Berita | Hubungi Kami
   Copyright © 2012 - riautelevisi.com All Rights Reserved,    Desain By :Aditya