BUPATI KEPULAUAN MERANTI AKAN GUNAKAN UANG KORUPSI UNTUK PILGUB
Pekanbaru(riautelevisi.com)- KPK menyebut, bupati kepulauan Meranti inisial M-A kumpulkan uang dengan cara korupsi untuk kepentingan dana operasional safari politik. Tersangka M-A berencana maju dalam pemilihan gubernur Riau tahun 2024 mendatang.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan, ada tiga klaster korupsi yang dilakukan bupati kepuluan Meranti inisial M-A dalam dugaan korupsi yang terjadi. Tiga kasus tersebut di antaranya adalah pemotongan anggaran dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pemerintah kabupaten kepulauan Meranti, penerimaan fee dari kegiatan umrah serta suap terhadap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Riau sebagai upaya mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP).
“Bupati kepulauan Meranti inisial M-A kumpulkan uang dengan cara korupsi untuk kepentingan dana operasional safari politik. Tersangka M-A berencana maju dalam pemilihan gubernur Riau tahun 2024 mendatang.” Jelas Wakil ketua KPK, Alexander Marwata.
KPK juga mengaku telah menemukan bukti jika bupati kepulauan Meranti inisial M-A telah mengumpulkan uang sebesar 26 miliar 100 juta Rupiah dari berbagai pihak sejak 2021 lalu hingga saat ini, atau selama dirinya menjabat sebagai bupati kabupaten kepulauan Meranti. (Ahad)
Berita Terkait :
- BUPATI KEPULAUAN MERANTI TELAH TERIMA UANG SEBESAR 26,1 MILYAR RUPIAH
- MODUS KORUPSI BUPATI KEPULAUAN MERANTI POTONG ANGGARAN SKPD
- WARGA SEMPAT DIHEBOHKAN ADANYA TEMUAN MAYAT
- TERDAPAT LUKA SENJATA TAJAM DI BAGIAN WAJAH DAN LEHER KORBAN
- SESEORANG PRIA DIDUGA DRIVER OJEK ONLINE DITEMUKAN TEWAS
Komentar Via Facebook :





