BBKSDA: LOKASI KONFLIK LANDSCAPE POPULASI HARIMAU
Pekanbaru, riautelevisi.com- Lokasi bayi berusia sekitar 2 tahun yang nyaris dimangsa harimau, berada di landscape populasi harimau sumatra, di semenanjung kampar. Agar komplik tidak kembali terjadi, bbksda riau himbau masyarakat ,agar tidak berburu pakan harimau, seperti rusa dan babi hutan.
Observasi dan patroli, dilokasi terjadinya interaksi negatiif harimau sumatra dengan manusia, di kawasan perkebunan sawit, hak guna usaha- hgu, pt. Tm, yang berada di wilayah mangkal, desa penyengat, kecamatan sungai apit, kabupaten siak. Saat ini masih dilakukan tim penanganan konflik dari balai besar konservasi sumber daya alam- bbksda riau, bersama tni- polri dan pihak terkait lainnya. Sebelumnya, pada rabu malam kemaren, peristiwa seorang bayi laki- laki, berusia sekitar dua tahun nyaris dimangsa harimau sumatra. Beruntung harimau yang sedang menarik bayi, cepat diketahui orang tuanya, sehingga harimau tidak sempat membawa korban. Terkait kemunculan harimau yang terjadi, kepala balai besar ksda riau, genman suheti hasibuan mengatakan, secara habitat, lokasi kemunculan harimau adalah lanscape populasi harimau sumatra di semenanjung kampar. Agar harimau tidak kembali masuk ke pemukiman warga, bbksda menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan perburuan terhadap pakan harimau, seperti rusa dan babi hutan.
Bbksda riau juga menghimbau masyarakat ,agar tidak melakukan aktifitas sendirian baik siang maupun malam hari, dilokasi yang di duga sering di lalui harimau binatang buas pemangsa.
Berita Terkait :
- SPBU ALAMI KERUGIAN RP 80 JUTA RUPIAH
- POLISI RINGKUS PENCURI BRANGKAS UANG SPBU
- LAM RIAU MINTA PEMERINTAH BATALKAN KENAIKAN TOL
- PEMBUANGAN SAMPAH DI TPA JANGAN ADA KENDALA
- REPOL TUNGGU PERKEMBANGAN UNTUK MAJU PILKADA KAMPAR
Komentar Via Facebook :





