BBKSDA HIMBAU MASYARAKAT TIDAK BERAKTIFITAS MALAM HARI
Pekanbaru, riautelevisi.com- Patroli dan pemantauan harimau sumatra yang nyaris memangsa seorang bayi laki laki di kabupaten siak, masih dilakukan balai besar ksda riau, tni- polri dan pihak terkait lainnya. Bbksda juga menghimbau masyarakat yang berada dilokasi konflik mengurangi aktifitas di sore dan malam hari.
Hingga saat ini, tim penanganan konflik harimau sumatra, dari balai besar konservasi sumber daya alam- bbksda riau, bersama tni- polri dan pihak terkait lainya. Masih melakukan observasi dan patroli, dilokasi terjadinya interaksi negatif antara manusia dengan harimau sumatra. Di kawasan perkebunan sawit, hak guna usaha- hgu, pt. Tm, yang berada di wilayah mangkal, desa penyengat, kecamatan sungai apit, kabupaten siak. Sebelumnya, dilokasi tersebut, seorang bayi laki- laki, berusia sekitar dua tahun, nyaris dimangsa harimau sumatra, saat sedang tertidur, bersama orang tuanya di dalam rumah. Beruntung kehadiran harimau yang sempat menarik kaki bocah, cepat diketahui, dan bocah selamat dari keganasan harimau. Terkait konflik yang terjadi, dan sebagai antisipasi tidak terulangnya kembali konflik harimau dan manusia, kepala balai besar ksda riau, genman suheti hasibuan menghimbau masyarakat yang berdomisili disekitar lokasi komplik, untuk tetap berhati- hati dalam bekerja. Bbksda riau juga menghimbau masyarakat agar mengurangi aktifitas di sore maupun malam hari, serta tidak melakukan pemasangan jerat untuk menangkap harimau.
Selain observasi dan patroli, bbksda riau juga rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan terjadinya konflik.
Berita Terkait :
- MASYARAKAT DIHIMBAU JAGA KONDUSIFITAS SELAMA TAHAPAN REKAPITULASI SUARA
- WALIKOTA SOLOK SAMBANGI PEMKO PEKANBARU BAHAS PENGELOLAAN RSUD HINGGA OLAHRAGA
- PEMKAB DAN DPRD SAHKAN APBD 2024 SEBESAR RP 1,569 MILYAR
- INHIL EKSPOR 200 TON KELAPA BULAT MELALUI PELABUHAN PARIT 21 TEMBILAHAN
- DPRD SARANKAN SUPPLY BAHAN POKOK DARI PULAU JAWA
Komentar Via Facebook :





