ALIANSI BURUH RIAU MINTA NAIKKAN GAJI BURUH 15 PERSEN
Pekanbaru, riautelevisi.com- Ratusan buruh dari berbagai organisasi buruh, selasa siang melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang Kantor Gubernur Riau. Dalam aksi unjuk rasa, buruh meminta Gubernur Riau untuk memperjuangkan nasib buruh dan membatalkan Undang-Undang Omnibuslaw.
Aksi demontrasi yang dilakukan kaum buruh dari berbagai organisasi meminta Gubernur Riau untuk turun ke lapangan dan melihat langsung kondisi kehidupan buruh. Buruh mengaku, UU Omnibuslaw telah merugikan hak buruh, dan diperparah dengan kenaikan upah minimum regional hanya sekitar Rp 100.000. Hal ini dinilai buruh tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari, terlebih untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Selain itu, buruh juga menuntut agar pengawas ketenagakerjaan bisa dikembalikan ke masing-masing kabupaten Kota agar permasalahan kaum buruh di berbagai Kabupaten Kota bisa langsung ditangani pengawas tenaga kerja setempat.
Sementara itu, kehadiran massa buruh di gerbang Kantor Gubernur Riau disambut Kabid Hubungan Industrial Disnaker Riau, Muhammad Yunus. Muhammad Yunus mengaku, apa yang menjadi aspirasi kaum buruh akan ditampung dan disampaikan kepada Gubernur Riau.
Usai menyampaikan unek-uneknya, buruh kemudian membubarkan diri pukul 12.30 WIB.
Berita Terkait :
- PAISAL DUKUNG PENUH KONI DUMAI UNTUK PERSIAPAN PORPROV
- ISKANDAR HOESIN HARAPKAN KONI DUMAI DAPAT SINERGI WUJUDKAN PRESTASI OLAHRAGA
- PJ WALIKOTA PEKANBARU BUKA MTQ KE-4 TINGKAT KECAMATAN KULIM
- PJ BUPATI INHIL GESA AKTIFKAN PELABUHAN PARIT 21
- GUBERNUR AJAK MASYARAKAT TINGKATKAN RASA SYUKUR
Komentar Via Facebook :





