AGUNG NUGROHO PROTES KERAS WACANA PUSAT TIADAKAN PENERBANGAN INTERNASIONAL
  •  
  • Berita
    • Metropolis
    • Pemerintah
    • Ekbis
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Iptek
    • Peristiwa
    • Kesehatan
    • Sosial Budaya
    • Jeruji
  • Daerah
    • Kab. Bengkalis
    • Kab. INHIL
    • Kab. INHU
    • Kab. Kampar
    • Kab. Kuansing
    • Kab. Pelalawan
    • Kab. ROHIL
    • Kab. ROHUL
    • Kab. Siak
    • Kab. Meranti
    • Kota Dumai
  • Program
    • Detak Riau
    • Hilir Mudik
    • Makan-Makan
    • School Update
    • [Dibalik]Metropolis
    • Detak Melayu
  • Streaming
  • Jadwal Acara
  • Tentang Kami
    • Profile
    • Redaksi
    • Marketing
  • Advertorial
  • Indeks
/
PELAJAR DITUNTUT UNTUK BERKREATIFITAS SESUAI MINAT SMPN 41 MADANI TAMBAH KUOTA, FASILITAS SEGERA DILENGKAPI DPRD PEKANBARU DORONG TRANSPORTASI UMUM JANGKAU PERMUKIMAN WARGA DPRD RIAU SOROTI PARADOKS PERTUMBUHAN EKONOMI DAN BESARNYA PDRB DPRD RIAU USULKAN DUA OPSI LAHAN BERSERTIFIKAT DI KAWASAN HUTAN BANTUAN KEBAKARAN BELUM BISA MENJADI PRIORITAS PEMKAB KAMPAR SIAP KEJAR TUNGGAKAN PAJAK KENDARAAN CEGAH BANJIR, PEMKO PEKANBARU FOKUS NORMALISASI ANAK SUNGAI AHLI HUKUM ADMINISTRASI NEGARA SEBUT GUBERNUR TERIKAT ATURAN KETAT SOAL PENGHASILAN DAN KEWENANGA MANTAN PUTRI INDONESIA ASAL RIAU DIDAKWA 2 PERKARA

Kembali Ke Atas

Status Bandara Internasional SSK II

AGUNG NUGROHO PROTES KERAS WACANA PUSAT TIADAKAN PENERBANGAN INTERNASIONAL

Selasa 28 Februari 2023, 23:27 WIB | Dibaca: 244 Kali | Kategori : Metropolis

Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho ,memprotes keras Wacana Kementrian BUMN , mencabut Status Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim 2. Jika ini terjadi , tentunya akan menyusahkan masyarakat Riau, khusunya Kota Pekanbaru.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, akan memangkas jumlah Bandara Internasional, dari 32 menjadi 14, atau 15 saja, di Indonesia. Kebijakan itu dengan alasan untuk meningkatkan pergerakan domestik, dan meningkatkan mobilitas perjalanan Wisata Dalam Negeri. Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim 2, ternyata menjadi salah satu bandara yang dipertimbangkan untuk dicabut status Internasional nya. Sehingga jika benar terjadi, maka masyarakat tidak bisa lagi melakukan penerbangan langsung ke Negara Malaysia, atau Singapura, begitu juga sebaliknya. Bandara SSK 2 Pekanbaru memiliki jadwal cukup padat, dalam sehari untuk tujuan langsung menuju dan dari Luar Negeri, yakni Kota Malaka, dan Kuala Lumpur Malaysia, serta Singapura. Ada belasan jadwal Penerbangan, dalam sehari dengan harga mulai dari 400 ribu rupiah. Harga ini jauh lebih murah dibanding tujuan Pekanbaru ke Jakarta , atau kota lainnya di Indonesia. Dimana harga termurah Pekanbaru menuju Jakarta, sekitar 800 ribu rupiah, hingga hampir 2 juta rupiah, untuk sekali jalan. Belum lagi, ke Kota lainnya di Indonesia, yang jauh lebih mahal. Banyak dan murahnya penerbangan langsung, dari Pekanbaru ke Malaysia dan Singapura ini, menandakan tingginya jumlah penumpang. Wacana Menteri Erick Tohir , mencabut status Bandara Internasional SSK 2 ini pun , tak ayal mendapat protes keras warga Pekanbaru, salah satunya Wakil Ketua DPRD Riau langsung Agung Nugroho. Legislator Daerah Pemilihan Pekanbaru ini menegaskan, jika status Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim dihapuskan, maka akan mempengaruhi pendapatan asli daerah Provinsi Riau. Wisatawan dari Luar Negeri saat ini, sudah banyak yang ke Riau, salah satunya ke Pekanbaru, dan juga ada mengunjungi tempat2 wisata seperti Bono dan Istana Kesultanan Siak. Agung yang juga Ketua Partai Demokrat Riau ini menambahkan, bahwa masyarakat Riau banyak yang berobat ke Luar Negeri khususnya Malaysia. Ini karena jauh lebih dekat, dan lebih murah berobat ke Malaysia, dibanding ke Jakarta.

Agung menduga, bahwa rencana ini memiliki maksud tertentu. Jangan sampai ada daerah lain, yang ingin meningkatkan PAD mereka, melalui Wisatawan Mancanegara, lalu muncul lobby untuk mencabut status Bandara SSK 2 Pekanbaru. Agung kembali menegaskan, pihaknya akan berupaya membatalkan wacana ini agar jangan sampai merugikan masyarakat Provinsi Riau.

Pemerintah Provinsi Riau, diminta segera membuat kajian agar status Bandara Internasional SSK 2 , tidak dicabut oleh Kementrian BUMN, karena akan sangat merugikan masyarakat Provinsi Riau.

Fresty dan randi melaporkan



Punya Info menarik disekeliling Anda..? Kirimkan ke Alamat Email : redaksi@riautelevisi.com (Lampirkan Data Diri Anda).


Berita Terkait :
  • HARGA LOGAM MULIA ANTAM 24 KARAT TIDAK BERUBAH
  • PETANI PADI ROHIL MINTA JANGAN ALIH FUNGSIKAN LAHAN
  • ANGGOTA DPR RI SETUJU PEMILU PROPORSIONAL TERBUKA
  • DPRD RIAU TERIMA TIM PENYUSUNAN NASKAH AKADEMIS PEMEKARAN
  • PJ BUPATI KAMPAR MINTA DUKUNGAN PERBANKAN DAN BUMD

Komentar Via Facebook :


loading...

BERITA POPULER
1
POLISI BURU PEMASOK NARKOBA KEPADA PENGEDAR DI KAMPUNG NARKOBA

2
POLISI SELIDIKI TEROR POCONG DI TENAYAN RAYA

3
PCSS KALAHKAN ARA 6 0

4
PTPN IV KALAHKAN KSS 6 0

5
PERPADUAN SENI DAN AGAMA BANGUN GENERASI

ADVERTORIAL

Kamis, 25 Juli 2024

KETUM LPPM DPP SERAHKAN MANDAT KEPADA KETUA LPPM DPW RAU DAN DPD KOTA PEKANBARU




 
 

 
PT. Riau Media Televisi : Komp. Riau Pos Grup, Jl. HR. Soebrantas Km 10,5 Pekanbaru, Riau Telp. ( 0761 ) 567486 - 3015016
Media Patner :


RiauTelevisi.com : Home | Redaksi |Tentang | Info Iklan | Indeks Berita | Hubungi Kami
   Copyright © 2012 - riautelevisi.com All Rights Reserved,    Desain By :Aditya